Biografi Iis Dahlia - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Monday, January 25, 2016

Biografi Iis Dahlia

Biodata   Nama lahir : Iis Lailiyah  Lahir : 29 Mei 1972 (umur 41)Bongas, Indramayu, Indonesia  Pekerjaan : aktris, penyanyi Dangdut  Tahun aktif : 1989 - sekarang  Pasangan : Dadang Indrajaya (bercerai)Satrio Dewandono  Anak : Salsabilla Juwita,Devano  Orang tua : Makmuri dan Qomariyah  Agama : Islam  Kegiatan sekarang : Juri Dangdut Academy Indosiar (2014)  Akun Twitter: twitter.com/iis_dahlia‎  Akun Instagram : -  Akun Facebook : facebook.com/pages/iis-dahlia/171568006242593  Zodiac : Gemini  Terkenal Sejak melantunkan hits singlenya "Tamu Tak Diundang " (1990) Biografi  Iis Laeliyah atau lebih dikenal Iis Dahlia (lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972; umur 42 tahun) adalah penyanyi dan juga pemain sinetron berkebangsaan Indonesia. Album-album Iis sukses dan melegenda ditelinga masyarakat. Lagu Iis yang terkenal antara lain, Tamu Tak Diundang, Payung  Hitam, Cinta Bukanlah Kapal, Seroja. Iis Laeliyah atau lebih dikenal Iis Dahlia (lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972; umur 42 tahun) adalah penyanyi dan juga pemain sinetron berkebangsaan Indonesia. Album-album Iis sukses dan melegenda ditelinga masyarakat. Lagu Iis yang terkenal antara lain, Tamu Tak Diundang, Payung  Hitam, Cinta Bukanlah Kapal, Seroja.  Kehidupan Pribadi  Iis menikah dengan Dadang Indrajaya seorang pengusaha yang sudah duda. Dari pernikahan ini mereka dikaruniai seorang anak perempuan Salshadilla Juwita (lahir 14 Juni 1998). Pernikahan ini tidak berlangsung lama. Mereka akhirnya bercerai. Iis pun menikah lagi dengan seorang pilot,

Biodata 

Nama lahir : Iis Lailiyah

Lahir : 29 Mei 1972 (umur 41)Bongas, Indramayu, Indonesia

Pekerjaan : aktris, penyanyi Dangdut

Tahun aktif : 1989 - sekarang

Pasangan : Dadang Indrajaya (bercerai)Satrio Dewandono

Anak : Salsabilla Juwita,Devano

Orang tua : Makmuri dan Qomariyah

Agama : Islam

Kegiatan sekarang : Juri Dangdut Academy Indosiar (2014)

Akun Twitter: twitter.com/iis_dahlia‎

Akun Instagram : -

Akun Facebook : facebook.com/pages/iis-dahlia/171568006242593

Zodiac : Gemini

Terkenal Sejak melantunkan hits singlenya "Tamu Tak Diundang " (1990)

Biografi

Iis Laeliyah atau lebih dikenal Iis Dahlia (lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972; umur 42 tahun) adalah penyanyi dan juga pemain sinetron berkebangsaan Indonesia. Album-album Iis sukses dan melegenda ditelinga masyarakat. Lagu Iis yang terkenal antara lain, Tamu Tak Diundang, Payung  Hitam, Cinta Bukanlah Kapal, Seroja. Iis Laeliyah atau lebih dikenal Iis Dahlia (lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972; umur 42 tahun) adalah penyanyi dan juga pemain sinetron berkebangsaan Indonesia. Album-album Iis sukses dan melegenda ditelinga masyarakat. Lagu Iis yang terkenal antara lain, Tamu Tak Diundang, Payung  Hitam, Cinta Bukanlah Kapal, Seroja.

Kehidupan Pribadi

Iis menikah dengan Dadang Indrajaya seorang pengusaha yang sudah duda. Dari pernikahan ini mereka dikaruniai seorang anak perempuan Salshadilla Juwita (lahir 14 Juni 1998). Pernikahan ini tidak berlangsung lama. Mereka akhirnya bercerai. Iis pun menikah lagi dengan seorang pilot, Satrio Dewandono, yang biasa disapa Andri. Pernikahan keduanya mendapatkan seorang anak Devano Danendra. Iis juga salah satu selebriti Indonesia yang peduli pada lingkungan Salah satunya album “Dangdut Samudera” 2004, sebagian besar lagunya berthema kan konserversi kelautan Indonesia. Album ini merupakan kerja sama dengan pedangdut Tito S Ismail, Yg merupakan adik kandung mantan Mentri Kelautan & Perikanan, Rokhmin Dahuri.

Karir

Sejak masih kecil Iis sangat suka menyanyi dan bercita-cita menjadi penyanyi. Bahkan saat masih duduk di bangku kelas 4 SD.. Iis telah tampil di panggung menyumbangkan lagu dengan iringan  Orgen Tunggal dalam pesta perkawinan atau perayaan 17 Agustus. Pada masa itu Elvy Sukaesih dan Rita Sugiarto sedang naik daun & nama Evie Tamala baru mu­lai merambat naik.

Demi meraih cita-citanya sebagai penyanyi, Iis melanjutkan SMP-nya di Bandung. Selain sekolah, Iis juga les vokal di HAPMI (Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia). Ia belajar dengan (almarhum) Jajat vokalis grup band Paramour. Salah seorang peserta les vokal di tempat ini, yang akhirnya berhasil menjadi penyanyi kenamaan adalah Inka Christie.

Namun Bandung belum memuaskan keinginan Iis. Akhirnya dia hijrah ke Jakarta saat naik ke kelas  2 SMP. Iis mulai menyanyi di “Taman Impian Jaya Ancol” setiap malam Minggu & mendapat honor sebesar Rp.90.000 setiap bulannya. Iis masih berusia 14 tahun kala itu. Tidak lama setelah dikontrak sebagai penyanyi tetap di Ancol, Iis kemudian juga dikontrak menjadi penyanyi tetap di Taman Ria Monas & Taman Mini Indonesia Indah.

Penampilan sebagai bintang Diawali saat menjadi Bintang Tamu Acara Wajah Baru TVRI 1987. Kemudian Iis Diminta TVRI menjadi bintang Tamu Pentas Lenong. Ternyata Penampilan Iis Mengundang Perhatian Perusahaan Produser Rekaman Akurama Record. Pada Tahun 1987 Iis Diberi kesempatan untuk Menyanyikan lagu-lagu Mandarin yang dialihkan  menjadi Bahasa Indonesia. Perjuangan Iis agar dapat menajdi penyanyi profesional sangat berliku.

Iis pernah ditipu saat ingin mengikuti tes acara Wajah Baru di TVRI satu-satunya stasiun TV yg ada di Indonesia saat itu. Uang sebesar RP.800.000 (jumlah yang sangat besar saat itu) amblas ditilep seorang wanita yg mengaku mampu menyertakan Iis dalam acara tersebut. Namun Iis tak pantang menyerah. Akhirnya tahun 1989 dengan proses panjang lagi, Iis mendapat kesempatan tampil dalam acara Wajah Baru di TVRI. Dari acara inilah akhirnya Iis ditawari kontrak untuk membuat Enam album rekaman sekaligus.

Meski sempat ragu karena rekaman yang dimaksud adalah un­tuk album lagu dangdut, Sedangkan  Iis Membawa Semple Pop. Iis menanda­tangani surat perjanjian kontrak rekaman itu. Untuk setiap  al­bum Iis dibayar Rp.750.000 dan produser langsung melunasi pembayaran kontrak untuk Enam  album itu.

Album pertama Iis tidak begitu sukses, meski ia mengubah namanya menjadi Iis Dahlia agar terdengar lebih komersial. Namun berkat lagu “Tamu Tak Diundang” dalam album keduanya, nama Iis langsung melambung. Konon penjualan album keduanya ini menembus angka satu juta kopi dalam waktu beberapa bulan ludes dipasaran dan Berhasil masuk Museum Rekor Indonesia.
Iis juga dianggap sebagai penyanyi dangdut yang ikut menaikkan kelas musik dangdut di mata masyarakat, di samping Evie Tamala, Ikke Nurjanah & Cici Faramida. Hal ini karena penampilan Iis terkesan kalem tapi berkelas, kostum yang tidak berlebihan, dan goyangan yang tidak seronok.

Penampilan dan reputasi mereka tak kalah dengan penyanyi Pop atau Jazz.Penghargaan pertama yang diterima Iis adalah HDX Award (1990). Ini untuk menghargai penjualan album Iis yang berhasil mencapai jumlah tertinggi pada tahun itu. Suatu prestasi yang Tak Gampang Diraih karna betahun tahun selalu ditempati Itje Trisnawati.

Pertama Kali diadakan Anugrah Dangdut Indonesia (ADTPI) 1997, Iis berhasil menjadi “Penyanyi Dangdut Wanita Terbaik” mengalahkan Evie Tamala, Ikke Nurjanah, Lilis Karlina, Ine Sinthya dan Cici Faramida.
Load disqus comments

0 komentar