Biografi Penemu & Sejarah Jam Tangan - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Friday, January 15, 2016

Biografi Penemu & Sejarah Jam Tangan

   Biografi Penemu Jam Tangan

Biografi Penemu Jam    Lembaran sejarah tentang penunjuk waktu telah diisi oleh berbagai penemuan mengesankan dari berbagai ahli. Tetapi halaman tentang jam tangan dicatat sebagai penemuan yang berhasil membawa perubahan besardalam peradaban kita.Kita diperkenalkan dengan jam saku yang diikatkan di tangan dengan menggunakan rantai, jam mekanik yang berdiri manis di atas meja, atau bahkan jam besar yang bergelantungan di dinding. Namun sebelumnya, kita telah dipesonakan dengan kehadiran jam tangan kecil yang terikat di tangan. Benda kecil praktis yang memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari kita. Walaupun sempat diperdebatkan, namun akhirnya para komunitas ilmiah modern meyakini bahwa Peter Henlein adalah pencetus pertama hadirnya jam tangan dalam peradaban kita. mengenal sosok Henlein, seorang pria yang dilahirkan pada tahun 1485 di Nuremberg, Jerman. Banyak halaman sejarah kehidupan awal Henlein  yang terhapus, dan hingga saat ini masih menjadi misteri.  Namun, dalam pertengahan halaman sejarah hidupnya tertulis bahwa Henlein bekerja sebagai tukang kunci.  Pada 7 September 1504, Henlein pernah terlibat dalam sebuah perkelahian dengan teman seprofesinya. Henlein terlibat perkelahian dengan George Glaser yang berakhir dengan kematian Glaser.Pasca itu, Peter segera meninggalkan Nuremberg dan menetap di sebuah biara di Fransiskan. Setelah empat tahun di sana, akhirnya Henlein kembali ke Nuremberg. Sekembalinya ke Numberg, dia kemudian mulai dikenal sebagai tukang kunci yang tersohor. Pasalnya Henlein menciptakan sebuah jam kecil kuningan dengan tenaga rendah. Jam tersebut kemudian menjadi populer, langka dan tentu saja mahal.  Dengan temuannya yang mengesankan, jam tersebut mengangkat popularitas Henlein, terlebih dirinya menarik para bangsawan untuk menjadi pelanggannya. Dalam catatan sejarah yang ada, jam pertama Henlein dibuat tahun 1510. Pada tahun 1514, Henlein mulai tersohor karena keahliannya membuat sebuah jam kecil.   Selain itu dia mulai membuat proyek besar dengan mendirikan jam dinding besar untuk benteng Lichtenau.Meskipun belum menciptakan desain jam tangan seperti yang kita gunakan saat ini, tetapi Henlein adalah penemu jam dalam ukuran kecil yang hanya membutuhkan sedikit energi. Jam dengan desain inilah yang menjadi cikal bakal dikembangkannya jam portable dan akhirnya menjadi jam tangan. Alasan itulah yang membuat Henlein hingga saat ini diakui sebagai bapak jam tangan modern. Henlein menutup lembaran kisah hidupnya pada tahun 1547 di usia 62 tahun.  Sejarah Jam Tangan  Sejarah Jam Tangan penemuan arloji Meski bentuk dan ukurannya kecil saja, namun jam tangan atau sering disebut juga dengan arloji ternyata punya sejarah perjalanan yang sangat panjang. Bahkan menurut catatan sejarah yang ada, penggunaan jam sudah dimulai sekitar 3.500 tahun yang lalu. Namun tentu saja bentuknya masih sangat sederhana sekali. Ketika itu orang memakai sebuah lingkaran dari plat dan diberi tongkat di tengahnya. Ketika terkena sinar matahari, tongkat itu memunculkan bayangan yang dijadikan sebagai penanda waktu.

Lembaran sejarah tentang penunjuk waktu telah diisi oleh berbagai penemuan mengesankan dari berbagai ahli. Tetapi halaman tentang jam tangan dicatat sebagai penemuan yang berhasil membawa perubahan besardalam peradaban kita.Kita diperkenalkan dengan jam saku yang diikatkan di tangan dengan menggunakan rantai, jam mekanik yang berdiri manis di atas meja, atau bahkan jam besar yang bergelantungan di dinding. Namun sebelumnya, kita telah dipesonakan dengan kehadiran jam tangan kecil yang terikat di tangan. Benda kecil praktis yang memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari kita. Walaupun sempat diperdebatkan, namun akhirnya para komunitas ilmiah modern meyakini bahwa Peter Henlein adalah pencetus pertama hadirnya jam tangan dalam peradaban kita. mengenal sosok Henlein, seorang pria yang dilahirkan pada tahun 1485 di Nuremberg, Jerman. Banyak halaman sejarah kehidupan awal Henlein  yang terhapus, dan hingga saat ini masih menjadi misteri.

Namun, dalam pertengahan halaman sejarah hidupnya tertulis bahwa Henlein bekerja sebagai tukang kunci.  Pada 7 September 1504, Henlein pernah terlibat dalam sebuah perkelahian dengan teman seprofesinya. Henlein terlibat perkelahian dengan George Glaser yang berakhir dengan kematian Glaser.Pasca itu, Peter segera meninggalkan Nuremberg dan menetap di sebuah biara di Fransiskan. Setelah empat tahun di sana, akhirnya Henlein kembali ke Nuremberg. Sekembalinya ke Numberg, dia kemudian mulai dikenal sebagai tukang kunci yang tersohor. Pasalnya Henlein menciptakan sebuah jam kecil kuningan dengan tenaga rendah. Jam tersebut kemudian menjadi populer, langka dan tentu saja mahal.

Dengan temuannya yang mengesankan, jam tersebut mengangkat popularitas Henlein, terlebih dirinya menarik para bangsawan untuk menjadi pelanggannya. Dalam catatan sejarah yang ada, jam pertama Henlein dibuat tahun 1510. Pada tahun 1514, Henlein mulai tersohor karena keahliannya membuat sebuah jam kecil.

Selain itu dia mulai membuat proyek besar dengan mendirikan jam dinding besar untuk benteng Lichtenau.Meskipun belum menciptakan desain jam tangan seperti yang kita gunakan saat ini, tetapi Henlein adalah penemu jam dalam ukuran kecil yang hanya membutuhkan sedikit energi. Jam dengan desain inilah yang menjadi cikal bakal dikembangkannya jam portable dan akhirnya menjadi jam tangan. Alasan itulah yang membuat Henlein hingga saat ini diakui sebagai bapak jam tangan modern. Henlein menutup lembaran kisah hidupnya pada tahun 1547 di usia 62 tahun.

Sejarah Jam Tangan

Sejarah Jam Tangan penemuan arloji Meski bentuk dan ukurannya kecil saja, namun jam tangan atau sering disebut juga dengan arloji ternyata punya sejarah perjalanan yang sangat panjang. Bahkan menurut catatan sejarah yang ada, penggunaan jam sudah dimulai sekitar 3.500 tahun yang lalu. Namun tentu saja bentuknya masih sangat sederhana sekali. Ketika itu orang memakai sebuah lingkaran dari plat dan diberi tongkat di tengahnya. Ketika terkena sinar matahari, tongkat itu memunculkan bayangan yang dijadikan sebagai penanda waktu.

Selanjutnya pada tahun 1.300 sebelum masehi, orang Mesir mulai memakai pasir untuk membuat jam. Pasir ini dimasukan ke dalam tabung yang desainnya dibuat khusus menjadi dua bagian atas bawah dan bagian tengahnya dibuat lubang sempit. Tabung yang sudah diisi pasir lalu dibalik dan pasir akan pindah ke bawah melalui lubang kecil. Proses pemindahan pasir ini lalu dijadikan sebagai ukuran waktu. Namun selain pasir ada pula yang memakai air. sistem kerjanya kurang lebih sama.

Setelah memasuki jaman modern dan banyak jenis teknologi yang ditemukan, ada orang Jerman yang bernama Petrus Henlein mencoba membuat jam saku pada tahun 1524. Penemuan tukang kunci ini lalu disempurnakan lagi oleh Jawal Al-Din pada tahun 1556 dan diperbarui lagi pada tahun 1702 oleh Mansyur Sheyh. Pada saat inilah tingkat keakuratan jam mulai mengalami masa peningkatan.

Oleh karena itu banyak orang yang makin tertarik untuk menggunakan jam sebagai mesin tanda waktu Kondisi ini membuat banyak bermunculan industri pembuatan jam di Eropa. Misalnya di Paris pada tahun 1775 berdiri sebuah tempat pembuatan jam yang sampai saat ini masih terkenal yaitu Louis Breguet.Perkembangan yang sangat menakjubkan terjadi pada awal abad ke XIX. Pada saat ini sudah mulai muncul jam yang dikenakan di tangan, mengganti jam yang sebelumnya disimpan dalam saku atau jas. Penemuan dan pembuatan jam tangan pertama dilakukan oleh seseorang bernama Patek Phillipe pada tahun 1868.

Selanjutnya pada tahun 1950 ada penemuan teknologi baru lagi berupa jam tangan yang sistem kerjanya menggunakan listrik. Dari sinilah inovasi jam tangan atau arloji terus berkembang dan mengalami kemajuan yang makin pesat.

Dan sampai sekarang jam tangan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Model dan teknologi untuk menggerakan sistem kerjanya juga semakin canggih dan bermacam-macam jenisnya. Bahkan beberapa puluh tahun yang lalu sudah muncul jam tangan yang tidak memakai jarum lagi namun penunjukannya dimunculkan dengan angka. Inilah yang disebut dengan jam tangan digital.
Load disqus comments

0 komentar