Biografi Afgan - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Wednesday, January 13, 2016

Biografi Afgan



    Artis yang memiliki nama lengkap Afgan Syahreza dibesarkan ditengah keluarga yang suka musik. Pada bulan Januari 2008 penyanyi satu ini merilis debut albumnya berjudul "Confession No.1" yang diisi dengan 13 lagu, terasa sangat kental dipengaruhi Pop, Soul, R&B, juga Jazz, dan mengandalkan lagu "Terima Kasih Cinta, Klise, Sadis, Tanpa Batas Waktu".  Tahun 2009 Afgan mulai menunjukan bakat dalam dunia film, karena masih ragu dengan kemampuan akting, akhirnya ia hanya berani bermain sebagai dirinya sendiri (Cameo), di film layar lebar berjudul "Bukan Cinta Biasa". Karena dirinya masuk kategori "penyanyi paling ngetop" SCTV Awards 2014 jadi sekarang saya akan menulis tentang Biodata Afgan & Foto.  Biodata Afgan :  Nama Lengkap : Afgan Syahreza  Nama Lain : Afgan  Lahir : 27 Mei 1989 (umur 25) Jakarta,  Indonesia  Pekerjaan : Penyanyi, Aktor  Tahun Aktif : 2008-sekarang  Genre : Pop  Label : Wanna B Music Production (2008-2011),  Trinity Optima Production (2011-sekarang)  Zodiac : Gemini  Hobby : Berenang, Fitness  Pakaian Favorit : Jin's, T'shirt  Makanan Favorit : Mie Instan, Masakan Italia  Nama Ayah : Loyd Yahya  Nama Ibu : Lola Purnama  Biografi Afgan  Afgan Syah Reza adalah seorang pendatang baru dalam dunia musik Indonesia. Kehadirannya ditandai dengan debut albumnya CONFESSION NO.1 pada Januari 2008. Dalam album yang diproduksi oleh Wanna B Production dan didistribusikan oleh PT Sony-BMG itu terdiri dari 13 lagu. Di mana sebagai lagu andalan lagu Terima Kasih Cinta, Klise dan Tanpa Batas Waktu yang video klipnya dibintangi Thalita Latief dengan sutradara Jose Purnomo. Dengan warna musik yang dipengaruhi pop, soul, R&B dan jazz, album ini melibatkan musisi beken, seperti Fajar LMN, Harry Budiman (produser Tangga), Deddy Dhukun, Dian HP dan Bebi Romeo sebagai komposer. Afgan sendiri merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Lola Purnama dan Loyd Yahya. Lahir di Jakarta, 27 Mei 1989, ia besar dalam keluarga penikmat musik, yang kemudian membuka kesempatan dirinya mengembangkan karir.  Karir solo Afgan yang semakin menanjak ditandai dengan prestasi yang diraihnya di belantika musik Indonesia. Dalam ajang Anugerah Musik Indonesia 2009, Afgan meraih penghargaan sebagai Penyanyi Pria Solo Terbaik melalui lagu Terima Kasih Cinta. Sukses di album perdana, membuat Afgan ingin memberikan yang terbaik pada album keduanya. Album keduanya bakal rilis pada Agustus 2009. Di sini Afgan akan mengusung musik tahun 60-an.  Prestasi Afgan di bidang tarik suara tak hanya bergema di dalam negeri. Namun juga sampai di negeri Jiran, Malaysia. Ia masuk menjadi nominasi ajang Anugerah Planet Muzik 2009. Memasuki bulan Ramadhan 2009, Afgan merilis single religi berjudul Pencari JalanMu. Digandrungi oleh banyak fans, terutama fans cewek, membuat Afgan mendapat kesempatan jadi bintang iklan Pond's Dalam iklan tersebut, ia juga menyanyikan laguWajahmu Mengalihkan Duniaku. Selain Pond's, wajahnya juga tampil dalam beberapa iklan, seperti Ardilles, Panadol Cold & Flu, Honda, IM3 Indosat, dan Andec Boneeto.  Lagu Bukan Cinta Biasa tak hanya terkenal di dalam negeri tapi juga sampai negeri Jiran, Malaysia. Sayangnya lagu ini dibajak di negara tersebut. Sementara itu, pihak label rekaman tengah berusaha menindaklanjuti kasus ini. Jika tidak ada jalan keluar, label rekaman bakal menuntut operator Malaysia, Maxis sebesar US$10 juta. Tak hanya menekuni dunia tarik suara, namun Afgan juga melebarkan sayap di dunia akting. Debut pertamanya saat menjadi cameo di film BUKAN CINTA BIASA (Mei 2009). Di film ini, ia juga membawakan lagu soundtrack Bukan Cinta Biasa.  Di penghujung 2009, ia juga tampil pada film CINTA 2 HATI. Bedanya, kali ini porsi aktingAfgan jauh lebih kentara, karena ia tampil sebagai pemeran utama bersama Olivia Lubis Jensen. Ia juga didapuk menyanyikan soundtrack-nya, Cinta Dua Hati. Tak hanya berkarir di dunia entertainment, kini Afgan mulai menjelajah di dunia bisnis. Dengan mengusung merek Underneeth the Hood, Afgan pun menggandeng desainer dari Jerman untuk memproduksi kaos dengan pangsa pasar remaja. Yang membuat berbeda, kaos-kaos produksinya menggunakan tema agama dan sosial.

Artis yang memiliki nama lengkap Afgan Syahreza dibesarkan ditengah keluarga yang suka musik. Pada bulan Januari 2008 penyanyi satu ini merilis debut albumnya berjudul "Confession No.1" yang diisi dengan 13 lagu, terasa sangat kental dipengaruhi Pop, Soul, R&B, juga Jazz, dan mengandalkan lagu "Terima Kasih Cinta, Klise, Sadis, Tanpa Batas Waktu".

Tahun 2009 Afgan mulai menunjukan bakat dalam dunia film, karena masih ragu dengan kemampuan akting, akhirnya ia hanya berani bermain sebagai dirinya sendiri (Cameo), di film layar lebar berjudul "Bukan Cinta Biasa". Karena dirinya masuk kategori "penyanyi paling ngetop" SCTV Awards 2014 jadi sekarang saya akan menulis tentang Biodata Afgan & Foto.


Biodata Afgan :

Nama Lengkap : Afgan Syahreza

Nama Lain : Afgan

Lahir : 27 Mei 1989 (umur 25) Jakarta,

Indonesia

Pekerjaan : Penyanyi, Aktor

Tahun Aktif : 2008-sekarang

Genre : Pop

Label : Wanna B Music Production (2008-2011),

Trinity Optima Production (2011-sekarang)

Zodiac : Gemini

Hobby : Berenang, Fitness

Pakaian Favorit : Jin's, T'shirt

Makanan Favorit : Mie Instan, Masakan Italia

Nama Ayah : Loyd Yahya

Nama Ibu : Lola Purnama

Biografi Afgan

Afgan Syah Reza adalah seorang pendatang baru dalam dunia musik Indonesia. Kehadirannya ditandai dengan debut albumnya CONFESSION NO.1 pada Januari 2008. Dalam album yang diproduksi oleh Wanna B Production dan didistribusikan oleh PT Sony-BMG itu terdiri dari 13 lagu. Di mana sebagai lagu andalan lagu Terima Kasih Cinta, Klise dan Tanpa Batas Waktu yang video klipnya dibintangi Thalita Latief dengan sutradara Jose Purnomo. Dengan warna musik yang dipengaruhi pop, soul, R&B dan jazz, album ini melibatkan musisi beken, seperti Fajar LMN, Harry Budiman (produser Tangga), Deddy Dhukun, Dian HP dan Bebi Romeo sebagai komposer. Afgan sendiri merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Lola Purnama dan Loyd Yahya. Lahir di Jakarta, 27 Mei 1989, ia besar dalam keluarga penikmat musik, yang kemudian membuka kesempatan dirinya mengembangkan karir.

Karir solo Afgan yang semakin menanjak ditandai dengan prestasi yang diraihnya di belantika musik Indonesia. Dalam ajang Anugerah Musik Indonesia 2009, Afgan meraih penghargaan sebagai Penyanyi Pria Solo Terbaik melalui lagu Terima Kasih Cinta. Sukses di album perdana, membuat Afgan ingin memberikan yang terbaik pada album keduanya. Album keduanya bakal rilis pada Agustus 2009. Di sini Afgan akan mengusung musik tahun 60-an.

Prestasi Afgan di bidang tarik suara tak hanya bergema di dalam negeri. Namun juga sampai di negeri Jiran, Malaysia. Ia masuk menjadi nominasi ajang Anugerah Planet Muzik 2009. Memasuki bulan Ramadhan 2009, Afgan merilis single religi berjudul Pencari JalanMu. Digandrungi oleh banyak fans, terutama fans cewek, membuat Afgan mendapat kesempatan jadi bintang iklan Pond's Dalam iklan tersebut, ia juga menyanyikan laguWajahmu Mengalihkan Duniaku. Selain Pond's, wajahnya juga tampil dalam beberapa iklan, seperti Ardilles, Panadol Cold & Flu, Honda, IM3 Indosat, dan Andec Boneeto.

Lagu Bukan Cinta Biasa tak hanya terkenal di dalam negeri tapi juga sampai negeri Jiran, Malaysia. Sayangnya lagu ini dibajak di negara tersebut. Sementara itu, pihak label rekaman tengah berusaha menindaklanjuti kasus ini. Jika tidak ada jalan keluar, label rekaman bakal menuntut operator Malaysia, Maxis sebesar US$10 juta. Tak hanya menekuni dunia tarik suara, namun Afgan juga melebarkan sayap di dunia akting. Debut pertamanya saat menjadi cameo di film BUKAN CINTA BIASA (Mei 2009). Di film ini, ia juga membawakan lagu soundtrack Bukan Cinta Biasa.

Di penghujung 2009, ia juga tampil pada film CINTA 2 HATI. Bedanya, kali ini porsi aktingAfgan jauh lebih kentara, karena ia tampil sebagai pemeran utama bersama Olivia Lubis Jensen. Ia juga didapuk menyanyikan soundtrack-nya, Cinta Dua Hati. Tak hanya berkarir di dunia entertainment, kini Afgan mulai menjelajah di dunia bisnis. Dengan mengusung merek Underneeth the Hood, Afgan pun menggandeng desainer dari Jerman untuk memproduksi kaos dengan pangsa pasar remaja. Yang membuat berbeda, kaos-kaos produksinya menggunakan tema agama dan sosial.

Pamor Afgan di belantika musik Indonesia dan dunia entertainment dibuktikan ketika dirinya meraih penghargaan sebagai Penyanyi Ngetop dalam acara SCTV Award 2010. Afgan juga tercatat dua kali menjadi Penyanyi Solo Terdahsyat di ajang penghargaan Dahsyatnya Award di tahun 2010 dan 2011.

Pada Februari 2011, Afgan memutuskan untuk melanjutkan sekolah di Monash University Malaysia. Keberangkatan Afgan ke Malaysia ini sempat tertunda karena pekerjaan yang mengharuskannya tampil di konser A Masterpieces of Erwin Gutawa. Semenjak kuliah di Malaysia, Afgan tak lantas berhenti dari karirnya di dunia hiburan. Bolak-balik Malaysia-Indonesia pun dijalaninya demi menjalani dua hal ini secara berimbang.

Walau sibuk, namun prestasi pria berlesung pipit ini memang patut dibanggakan. Tercatat Afgan melengkapi prestasinya dengan kemenangan keempatnya dalam SCTV Music Awards setelah merebut piala untuk Album Pop Solo Ngetop di tahun 2011. Afgan dibesarkan di tengah keluarga yang suka menikmati musik. Bahkan mantan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini sejak di bangku sekolah menengah sudah sering didaulat untuk menyanyi meskipun selalu ditampiknya karena malu. Kariernya diawali ketika bersama teman-temannya berkunjung ke WannaB Instant Recording Studio. Di studio ini mereka menyanyi dan merekamnya dalam CD untuk koleksi pribadi. Di luar dugaan ternyata Afgan terpantau oleh Produser WannaB yang langsung menawarinya rekaman. Awalnya ia sempat ragu tapi akhirnya menerima juga dan ia langsung masuk dapur rekaman. Ternyata album pertamanya diminati khalayak dan mampu menempati posisi tertinggi di tangga lagu hit radio dan televisi terkemuka Indonesia. Tahun 2009 Afgan mulai menjajal kemampuannya di dunia film. Namun karena masih ragu dengan kemampuan aktingnya dia hanya berani bermain sebagai dirinya sendiri (Cameo) dalam film layar lebar berjudul "Bukan Cinta Biasa" yang pemeran utamanya pendatang baru Olivia Lubis Jensen. Dalam film ini Afgan juga menyumbang lagu sebagai jalur suara dengan judul lagu yang sama dengan judul film tersebut. Dan Afgan juga membentuk Group yang bernama Afganisme Seluruh Indonesia. Sekarang Afgan sedang melanjutkan kuliahnya di Monash Universityjurusan ekonomi dan music

Awal Karir Afgan

Dibesarkan di tengah keluarga yang menyenangi musik membuat Afgan sering didaulat untuk menyanyi sejak duduk di bangku sekolah menengah. Namun dengan alasan pemalu, Afgan sering menolak tawaran itu. Karirnya dimulai saat Afgan dan teman-temannya bernyanyi dan merekam nyayiannya dalam CD untuk koleksi pribadi di WannaB Instant Recording Studio.

Ternyata pada saat itu tanpa sengaja Produser WannaB memantau aktivitas Afgan dan teman -temannya, yang kemudian menawari Afgan untuk rekaman. Meskipun pada awalnya mengalami keraguan, Afgan pun akhirnya maju dan melangkah masuk dapur rekaman. Ternyata album pertamanya diminati banyak kalangan dan mampu bersaing dengan penyanyi lainnya sehingga menempati posisi tertinggi di berbagai tangga musik di televisi maupun radio.

Tentu saja produser WannaB tidak semata-mata melihat wajah Afgan yang lebih menjulan, melainkan karena melihat bakat terpendam Afgan dalam urusan menyanyi itulah yang menarik perhatiannya. Afgan pun pada akhirnya terus melatih vokalnya dengan mengikuti kursus vokal. Maka pada akhirnya bakat itu semakin terasah dengan baik, sehingga jadilah Afgan dengan
kualitas vokal yang khas seperti sekarang ini.

Prestasi Afgan

Kesuksesan Afgan semakin dimatangkan ketika ia meraih pernghargaan sebagai Penyanyi Pria Solo Terbaik pada 2009 dalam ajang Anugrah Musik Indonesia 2009 melalui single di album pertamanya Terima Kasih Cinta. Inilah titik awal kebangkitan Afgan menuju tangga sukses sebagai seorang penyanyi solo di Indonesia. Dalam waktu tidak terlalu lama, Afgan pun kemudian berhasil masuk ke dalam jajaran penyanyi pria terbaik dan terlaris yang ada di Indonesia.

Sukses di belantika musik Indonesia membuat Afgan ditawari untuk bermain sebuah film berjudul Bukan Cinta Biasa, namun karena masih meragukan kemampuan aktingnya, Afgan pun lebih memilih menjadi cameo dalam film tersebut. Dalam film tersebut Afgan juga menyumbang sebuah soundtrack berjudul Bukan Cinta Biasa. Dampak dari film tersebut memang tidak terlalu berpengaruh pada perjalanan karir Afgan sebagai seorang penyanyi. Afgan lebih dikenal sebagai penyanyi dan bukan sebagai pemain film.

Mungkin ada benarnya pula bahwa sebenarnya Afgan termasuk anak yang pemalu, sehingga tidak terlalu mampu mengekspresikan kemampuannya dalam bermain peran. Namun ketika menyanyi justru tak akan ada yang percaya kalau anak Minang ini benar-benar pemalu. Sukses di album perdana, pada 2010 Afgan merilis album keduanya berjudul The One. Bersamaan dengan rilisnya album tersebut, Afgan juga menunjukkan taringnya menjajal dunia akting dengan membintangi film Cinta 2 Hati dan beradu akting dengan aktor kawakan Deddy Mizwar serta artis muda Olivia Jansen dan Tika Putri. Afgan pun turut menyumbang suaranya untuk mengisi soundtrack film tersebut dengan judul yang sama. Tapi pada kesempatan kedua Afgan bermain film, tak diiringi dengan sukses luar biasa. Film Cinta 2 Hati tak begitu bagus di pasaran alias menjadi film yang biasa-biasa, sehingga tidak terlalu mendongkrak nama para pemainnya termasuk Afgan.

Berbeda dengan prestasi di dunia acting, prestasi Afgan melalui suaranya justru semakin mencorong, seperti pada 2009 dengan berhasil menerima penghargaan SCTV Music Award, Anugerah Planet Muzik, Indonesia Kids Choice Award sebagai penyanyi pria terbaik. Dari berbagai prestasi itulah semakin mengukuhkan nama Afgan sebagai salah seorang penyanyi pria solo terbaik sekarang ini. Nama Afgan pun menjadi salah satu andalan pada setiap even hiburan yang membutuhkan kehadiran seorang penyanyi. Dalam berbagai even menyanyi telah pula dijajal Afgan yang tentunya semakin mengasah kemampuannya dalam hal bernanyi. Banyak yang memprediksi karir Afgan akan tetap ajeg, tidak kalah bersaing dengan para penyanyi pendang baru. Hal ini terutama karena modal dan kemampuan menyanyi Afgan yang baik, suaranya khas dan ditopang oleh kedisiplinan dan profesionalisme dalam menerjuni blantika dunia hiburan di tanah air.

Pada 2010 Afgan semakin mengukuhkan dirinya sebagai penyanyi solo pria terbaik dengan meraih penghargaan DahsyatNya Award, SCTV Music Award, Indonesia Kids Choice Award, lagi-lagi sebagai penyanyi pria terbaik atau terfavorit. Artinya Afgan telah mampu bersaing dengan banyak penyanyi solo pria di tanah air baik yang berkarir lebih dahulu maupun oleh para pendatang baru.
Load disqus comments

0 komentar