Thursday, January 14, 2016

Biografi Nikita Willy

Visit Pusat Bet

 Nama Lengkap: Nikita Purnama Willy Alias: Nikita Willy Tanggal Lahir: 29 Juni 1994 Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia Zodiac: Cancer Kewarganegaraan: Indonesia Ayah: Henry Willy Ibu: Yora Febrine Saudara: Winona Willy (aktris, adik perempuan) Kekasih: Bara Tampubolon (aktor, mantan), Diego Michiels (pemain bola, mantan) Biografi  Nikita Purnama Willy, atau yang lebih dikenal dengan Nikita Willy lahir di Jakarta, 29 Juni 1994 adalah aktris Indonesia yang mulai menjadi pesinetron sejak baru usia enam tahun. Nikita adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Henry Willy dan Yora Febrine. Dia memiliki adik perempuan bernama Winona Willy.  Debutnya sebagai pemeran sinetron adalah dalam sinetron “Bulan dan Bintang” ketika ia masih berusia enam tahun. Nama Nikita semakin dikenal luas setelah membintangi sinetron berjudul “Roman Picisan” bersama Evan Sanders.  Setelah sukses di sinetron “Roman Picisan”, ia semakin banyak menerima tawaran bermain sinetron dan FTV. Beberapa judul sinetron yang telah ia bintangi antara lain “Doa Membawa Berkah”, “Safa dan Marwah” dan “Putri yang Ditukar”. Sementara untuk FTV, Nikita pernah menjadi pemeran utama di di FTV berjudul “Mak Comblang Jatuh Cinta” (bersama Ricky Harun), “Kalau Desi Kesandung Cinta” (bersama Tommy Kurniawan) dan masih banyak lagi.  Selain sinetron, Nikita juga mulai merambah ke film layar lebar. Ia menjadi salah satu pemeran di film “MBA (Married By Accident)”, meski tidak memerankan tokoh utama. Totalitasnya dalam berakting membuat Nikita meraih gelar “Aktris Terfavorit” di ajang “Panasonic Gobel Award” dan “Indonesia Kids’ Choice Award” selama dua tahun berturut-turut, tahun 2010 dan 2011.  Nikita juga mencoba peruntungan di dunia tarik suara. Awal tahun 2010, ia merilis single religi bertajuk “Keyakinan Hati”. Di tahun yang sama, ia kembali merilis single berjudul “Kutetap Menanti”. Single ketiganya yang berjudul “Lebih Dari Indah” dirilis tahun 2011. Dua single ini juga digunakan dalam sinetron yang dibintangi Nikita, “Putri yang Ditukar”.  Selain sebagai aktris dan penyanyi, Nikita juga dikenal sebagai bintang iklan. Nikita dipercaya menjadi ikon di beberapa iklan televisi, seperti iklan produk makanan, kosmetik, elektronik dan lainnya.  Terkait kehidupan pribadiny, dara ca

Nama Lengkap: Nikita Purnama Willy
Alias: Nikita Willy
Tanggal Lahir: 29 Juni 1994
Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
Zodiac: Cancer
Kewarganegaraan: Indonesia
Ayah: Henry Willy
Ibu: Yora Febrine
Saudara: Winona Willy (aktris, adik perempuan)
Kekasih: Bara Tampubolon (aktor, mantan), Diego Michiels (pemain bola, mantan)

Biografi

Nikita Purnama Willy, atau yang lebih dikenal dengan Nikita Willy lahir di Jakarta, 29 Juni 1994 adalah aktris Indonesia yang mulai menjadi pesinetron sejak baru usia enam tahun. Nikita adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Henry Willy dan Yora Febrine. Dia memiliki adik perempuan bernama Winona Willy.

Debutnya sebagai pemeran sinetron adalah dalam sinetron “Bulan dan Bintang” ketika ia masih berusia enam tahun. Nama Nikita semakin dikenal luas setelah membintangi sinetron berjudul “Roman Picisan” bersama Evan Sanders.

Setelah sukses di sinetron “Roman Picisan”, ia semakin banyak menerima tawaran bermain sinetron dan FTV. Beberapa judul sinetron yang telah ia bintangi antara lain “Doa Membawa Berkah”, “Safa dan Marwah” dan “Putri yang Ditukar”. Sementara untuk FTV, Nikita pernah menjadi pemeran utama di di FTV berjudul “Mak Comblang Jatuh Cinta” (bersama Ricky Harun), “Kalau Desi Kesandung Cinta” (bersama Tommy Kurniawan) dan masih banyak lagi.

Selain sinetron, Nikita juga mulai merambah ke film layar lebar. Ia menjadi salah satu pemeran di film “MBA (Married By Accident)”, meski tidak memerankan tokoh utama. Totalitasnya dalam berakting membuat Nikita meraih gelar “Aktris Terfavorit” di ajang “Panasonic Gobel Award” dan “Indonesia Kids’ Choice Award” selama dua tahun berturut-turut, tahun 2010 dan 2011.

Nikita juga mencoba peruntungan di dunia tarik suara. Awal tahun 2010, ia merilis single religi bertajuk “Keyakinan Hati”. Di tahun yang sama, ia kembali merilis single berjudul “Kutetap Menanti”. Single ketiganya yang berjudul “Lebih Dari Indah” dirilis tahun 2011. Dua single ini juga digunakan dalam sinetron yang dibintangi Nikita, “Putri yang Ditukar”.

Selain sebagai aktris dan penyanyi, Nikita juga dikenal sebagai bintang iklan. Nikita dipercaya menjadi ikon di beberapa iklan televisi, seperti iklan produk makanan, kosmetik, elektronik dan lainnya.

Terkait kehidupan pribadiny, dara cantik ini pernah menjalin asmara dengan aktor Bara Tampubolon. Setelah putus dari Bara, ia menjalin hubungan asmara dengn pesepakbola Diego Michiels.

Prestasi Nikita Willy

Artis nan setiap hari menghiasi layar televisi ini sudah tak asing lagi dimata para penggemarnya. Dari anak kecil sampai orang tua mengenal sosok Nikita Willy bahkan mengetahui profil Nikita Willy . Memang banyak orang ingin mengetahuinya profil Nikita Willy dikarenakan mungkin mereka ingin mencontoh kiat berhasil dari seniman satu ini.

Artis berzodiak cancer ini memulai beradu akting didepan kamera sejak usia 7 tahun. Hingga saat ini, ia masih dapat menunjukkan prestasinya. Selama berkarir, sudah banyak prestasi nan ia raih. Salah satunya ia sukses meraih piala dalam ajang Panasonic Gobel Awards tahun 2010 nan berlangsung di XXI Ballroom, Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Dalam ajang bergengsi tersebut Nikita Willy bisa menyingkirkan artis-artis ternama lainnya nan sudah lebih dahulu berkecimpung di global akting.

Ia sukses menyabet piala dengan kategori seniman terfavorit. Padahal saat itu versus Nikita Willy ialah artis-artis nan sudah tak asing lagi di layar televisi seperti Luna Maya, Bunga Gambaran Lestari, Naysila Mirdad, Shireen Sungkar. Tetapi berkat kerja kerasnya, ia bisa menunjukkan prestasi dalam berakting.

Hal tersebut tak lantas membuat dia besar kepala maupun puas dengan apa nan telah ia raih. Apa nan telah ia raih malah semakin membuat dia buat lebih mendapatkan nan lebih dari apa nan ia dapatkan sekarang. Ia merasa tertangtang buat lebih memperbaiki kualitas dia dalam berkarir di global intertainment.

Hasil nan Nikita Willy peroleh selama ini tidaklah dengan mudah didapatkan. Semua ini ia peroleh dengan segala ketekunannya serta kerja kerasnya dalam mengasah talenta nan ada pada dirinya selama ini.

Prestasi di luar akademik nan diperoleh tak lantas membuat anak pertama dari 2 bersaudara pasangan Henry Willy dan Yora Febrine memutuskan buat meninggalkan bangku sekolah. Selama berkarir, ia tetap berusaha menyelaraskan antara karir serta sekolahnya agar berjalan beriringan dengan lancar.

Artis ternama ibu kota ini tak mau hanya berhasil dalam bidang nonakademis tetapi ia juga mau berhasil dalam bidang akademisnya. Ia tetap bersekolah walaupun jadwal di global hiburan sangat padat dan terkadang tak mengenal waktu.

Bekerja di global hiburan memang harus pintar-pintar dalam membagi jadwal. Terkadang seniman dituntut buat berangkat pagi serta pulang pagi pula. Karena sinetron nan Nikita Willy perankan ini setiap harinya muncul di layar televisi atau sering disebut sebagai sinetron striping. Tetapi bagi seniman cantik dan imut ini, semua ia anggap sebagai tantangan baginya buat terus melangkah ke depan menjalani kehidupannya.

Sesuai dengan profil Nikita Willy nan telah diuraikan di atas, semua kesuksesan Nikita Willy nan telah kita lihat tak jauh dari dukungan kedua orang tuanya serta keluarganya nan selalu memberi semangat pada dirinya buat terus berkarir serta dapat mengatur jadwalnya.

Berkat kedua orang tuanya, ia dapat menjadi seperti sekarang ini. Untuk itu ia selalu berusaha buat tak arogan dengan apa nan ia peroleh. Ia juga sadar bahwa profilnya sebagai seorang seniman nan banyak dikenal orang akan menjadi sorotan masyarakat luas. Untuk itu, ia selalu berusaha buat menjaga sikapnya dalam menghadapi setiap hal di dalam masyarakat luas.

Demikian profil Nikita Willy nan bisa diuraikan kali ini. Semoga dari profil Nikita Willy ini kita bisa mengambil sebuah pelajaran nan berharga buat diterapkan dalam kehidupan kita.

Load disqus comments

0 komentar