Biografi Saint Loco - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Friday, January 29, 2016

Biografi Saint Loco

     Biografi  Masih dengan haluan music rock gaya Saint Loco dengan kekhasan warna vokal Joe Tirta yang dipadukan dengan kekayaan pembendaharaan kata dan dibalut dengan cara nge Rap yang cerdas dari seorang Berry Manoch dan juga dipercantik oleh aransemen musik dari ketiga musisi berbakat Iwan Hoediarto (Gitar) yang memberikan sentuhan   Chord Jazz dalam distorsi gitarnya, juga Gilbert (Bass) yang tetap menampilkan keindahan betotan dan sentuhan manis dalam permainan bass nya..terakhir yang tidak kurang penting malahan bisa dikatakan sangat cukup berperan penting adalah pukulan mantap dan pemilihan pola beat dalam kelincahan tangan dan kaki Nyonk Webster  Manuhutu (Drum) single terbaru “Time To Rock ‘N Roll” ini menjadi sungguh sangat berbeda dari single - single yang ada saat ini. Rutinitas dan kepenatan dari sebuah kehidupan kota besar yang tidak pernah lepas dari bermacam permasalahan khususnya didalam perkantoran ditambah permasalahan pribadi yang mengusik keriangan menjadi tema sentral dari single ini. Hadirnya Saint Loco dalam lagu ini Memiliki sebuah harapan baru untuk memberi keriangan dan warna baru dalam rutinitas kehidupan perkotaan yang mulai membosankan itu. Saint Loco sudah sangat nyaman di jalurnya..Sehingga tidak akan ada terlalu banyak perubahan dalam warna musiknya.. Hanya di single ataupun di album selanjutnya mungkin akan terasa sedikit berbeda di bagian scrathing atau dj'ing dikarenakan sejak peristiwa musibah kecelakaan yg menimpa drummer Nyonk Webster kurang lebih 3 thn yg lalu posisi drummer memang digantikan oleh Dj Tius yg pada saat itu adalah turntablis Saint Loco.

Biografi

Masih dengan haluan music rock gaya Saint Loco dengan kekhasan warna vokal Joe Tirta yang dipadukan dengan kekayaan pembendaharaan kata dan dibalut dengan cara nge Rap yang cerdas dari seorang Berry Manoch dan juga dipercantik oleh aransemen musik dari ketiga musisi berbakat Iwan Hoediarto (Gitar) yang memberikan sentuhan

Chord Jazz dalam distorsi gitarnya, juga Gilbert (Bass) yang tetap menampilkan keindahan betotan dan sentuhan manis dalam permainan bass nya..terakhir yang tidak kurang penting malahan bisa dikatakan sangat cukup berperan penting adalah pukulan mantap dan pemilihan pola beat dalam kelincahan tangan dan kaki Nyonk Webster
Manuhutu (Drum) single terbaru “Time To Rock ‘N Roll” ini menjadi sungguh sangat berbeda dari single - single yang ada saat ini. Rutinitas dan kepenatan dari sebuah kehidupan kota besar yang tidak pernah lepas dari bermacam permasalahan khususnya didalam perkantoran ditambah permasalahan pribadi yang mengusik keriangan menjadi tema sentral dari single ini. Hadirnya Saint Loco dalam lagu ini Memiliki sebuah harapan baru untuk memberi keriangan dan warna baru dalam rutinitas kehidupan perkotaan yang mulai membosankan itu. Saint Loco sudah sangat nyaman di jalurnya..Sehingga tidak akan ada terlalu banyak perubahan dalam warna musiknya.. Hanya di single ataupun di album selanjutnya mungkin akan terasa sedikit berbeda di bagian scrathing atau dj'ing dikarenakan sejak peristiwa musibah kecelakaan yg menimpa drummer Nyonk Webster kurang lebih 3 thn yg lalu posisi drummer memang digantikan oleh Dj Tius yg pada saat itu adalah turntablis Saint Loco.

Single “Time To Rock 'N Roll” lebih fresh dengan perpaduan musik Rock, Ska, Hardcore & HipHop dng balutan Rude Boy Style yg dimainkan dengan cantik oleh para pejuang musik rock Indonesia ini. Berhasil menelurkan album pertamanya "ROCK UPON A TIME" di tahun 2004, dilanjutkan Album keduanya "VISION FOR TRANSITION" di tahun 2006.Namun setelah Album ke dua rilis dan berjalan cukup baik, dengan single "Kedamaian" dan "TERAPI ENERGI" yang cukup sukses, Saint Loco mengalami berbagai pencobaan..Dimuali dari kecelakaan Nyonk Webster di akhir tahun 2007, dilanjutkan undur dirinya di awal tahun 2008, membuat SaintLoco sedikit tertatih-tatih dalam perjalanan kariernya ini.

Asean Super Band : Project E.A.R

Posting Kali ini aku mau ngebahas soal Band.Seperti yang kita tahu, di Dunia udah banyak band band Bertebaran Mulai dari aliran Pop, Rock, Jazz, Swing, Heavy metal, Underground dll. Hmm Lazimnya sih satu Band Personilnya mulai sekitar 3 - 8 Orang. Tapi gimana jadinya kalo 1 Band isinya 20 orang??? Nama Band yang tadi kumaksud namanya Project E.A.R yang merupakan kepanjangan dari East Asia Revolution. Sebenernya Band ini gabungan dari 6 Band & Group Music 

Yang berada di Kawasan ASEAN yaitu:

St. Loco ( Indonesia)

Pop Shuvit (Malaysia)

Thaitanium (Thailand)

Dandee Silksounds (Thailand)

Daly Ahli Fiqir (Singapura)

Slapshock (Filipina)


Kolaborasi 6 Band tersebut secara resmi dimulai sekitar 3 Tahun yang lalu, pada saat mereka mengisi MTV Asia Award 2008 di Arena of Stars, Genting Malaysia. Di MTV Asia Award mereka membawakan lagu Medley yang terdiri dari 5 bahasa berbeda dengan genre musik yang berbeda-beda pula. Setelah sukses Kolaborasi bareng, mereka mulai menggarap Serius Kolaborasi mereka, sehingga tercipta sebuah mahakarya Project E.A.R dengan mengusung genre Rock - Hip Hop,Yaitu sebuah Single dengan Judul Marabahaya
Load disqus comments

0 komentar