Biografi Tri Rismaharini - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Monday, April 4, 2016

Biografi Tri Rismaharini

Biografi Tri Rismaharini    Tri Risma Harini terlahir di Kediri,jawa timur,20 November 1961, Ia merupakan insinyur lulusan Arsitektur dan pascasarjana manejemen pembangunan kota Intstitut Teknologi Sepuluh Nopember.Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya dan ia tercatat sebagai wanita pertama di Indonesia yang dipilih langsung melalui pemilihan kepala daerah.  Tri Risma Harini dulu,setamat dari SMA 5 surabaya dan diminta oleh orangtuanya untuk melanjutkkan kuliah di institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),jurusan arsiterktur.padahal cita-citanya sejak kecil ingin menjadi dokter.Orang tuanya meminta ia kuliah di ITS jurusan arsitektur dengan pertimbangan yang sederhana,agar setelalh ia lulus mudah dapat pekerjaan.Sejak ia menjadi mahasiswa ITS,meski belum lulus ia sudah mendapatkan uang sendiri dengan membantu pekerjaan proyek-proyek pemkot Surabaya.  Setamat ia kuliah mencoba mendaftar sebagai PNS  di Bojonegoro (Jatim),Setelah lima tahun menjadi PNS di Bojonegoro  lalu ia pindah ke Surabaya dan medapatkan beragam tugas,dari menjadi kepala seksi tata ruang dan tata guna tanah bapekko,  kepala seksi pendataan dan penyuluhan dinas bangunan, kepala cabang pertamanan, kepala bagian penelitian dan pengembangan, kepala dinas kebersihan dan pertaman, serta kepala badan perencanaan pembangunana kota Surabaya.Dan sekarang ia terpilih


Tri Risma Harini terlahir di Kediri,jawa timur,20 November 1961, Ia merupakan insinyur lulusan Arsitektur dan pascasarjana manejemen pembangunan kota Intstitut Teknologi Sepuluh Nopember.Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya dan ia tercatat sebagai wanita pertama di Indonesia yang dipilih langsung melalui pemilihan kepala daerah.


Tri Risma Harini dulu,setamat dari SMA 5 surabaya dan diminta oleh orangtuanya untuk melanjutkkan kuliah di institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),jurusan arsiterktur.padahal cita-citanya sejak kecil ingin menjadi dokter.Orang tuanya meminta ia kuliah di ITS jurusan arsitektur dengan pertimbangan yang sederhana,agar setelalh ia lulus mudah dapat pekerjaan.Sejak ia menjadi mahasiswa ITS,meski belum lulus ia sudah mendapatkan uang sendiri dengan membantu pekerjaan proyek-proyek pemkot Surabaya.

Setamat ia kuliah mencoba mendaftar sebagai PNS  di Bojonegoro (Jatim),Setelah lima tahun menjadi PNS di Bojonegoro  lalu ia pindah ke Surabaya dan medapatkan beragam tugas,dari menjadi kepala seksi tata ruang dan tata guna tanah bapekko,  kepala seksi pendataan dan penyuluhan dinas bangunan, kepala cabang pertamanan, kepala bagian penelitian dan pengembangan, kepala dinas kebersihan dan pertaman, serta kepala badan perencanaan pembangunana kota Surabaya.Dan sekarang ia terpilih menjadi walikota Surabaya.

Biografi Tri Rismaharini    Tri Risma Harini terlahir di Kediri,jawa timur,20 November 1961, Ia merupakan insinyur lulusan Arsitektur dan pascasarjana manejemen pembangunan kota Intstitut Teknologi Sepuluh Nopember.Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya dan ia tercatat sebagai wanita pertama di Indonesia yang dipilih langsung melalui pemilihan kepala daerah.  Tri Risma Harini dulu,setamat dari SMA 5 surabaya dan diminta oleh orangtuanya untuk melanjutkkan kuliah di institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),jurusan arsiterktur.padahal cita-citanya sejak kecil ingin menjadi dokter.Orang tuanya meminta ia kuliah di ITS jurusan arsitektur dengan pertimbangan yang sederhana,agar setelalh ia lulus mudah dapat pekerjaan.Sejak ia menjadi mahasiswa ITS,meski belum lulus ia sudah mendapatkan uang sendiri dengan membantu pekerjaan proyek-proyek pemkot Surabaya.  Setamat ia kuliah mencoba mendaftar sebagai PNS  di Bojonegoro (Jatim),Setelah lima tahun menjadi PNS di Bojonegoro  lalu ia pindah ke Surabaya dan medapatkan beragam tugas,dari menjadi kepala seksi tata ruang dan tata guna tanah bapekko,  kepala seksi pendataan dan penyuluhan dinas bangunan, kepala cabang pertamanan, kepala bagian penelitian dan pengembangan, kepala dinas kebersihan dan pertaman, serta kepala badan perencanaan pembangunana kota Surabaya.Dan sekarang ia terpilih

Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010 2015. Sebelum menjabat sebagai wali kota, ia menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala DKP hingga wali kota saat ini, Surabaya menjadi kota yang bersih dan asri. Bahkan kota yang mendapat sebutan Kota Pahlawan ini berhasil meraih kembali Piala Adipura 2011 untuk kategori kota metropolitan setelah lima tahun berturut-turut tak lagi memperolehnya.

Wanita yang akrab disapa dengan nama Risma ini berada di bawah naungan Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia terkenal sebagai sosok wanita yang tegas dan tak kenal kompromi dalam menjalankan tugasnya. Bahkan karena sikapnya tersebut, sebagian pejabat di DPRD pernah berusaha untuk mendepak Risma dari jabatan Wali Kota Surabaya. Pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya  Whisnu Wardhana menggunakan hak angketnya untuk menurunkan Risma dari posisinya sebagai wali kota. Ia beralasan bahwa Risma telah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 16/2006 tentang prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Ia dianggap melanggar karena ia tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam membahas maupun menyusun Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 yang mengatur tentang perhitungan nilai sewa reklame dan Perwali Nomor 57 tentang perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan khusus kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Enam dari dari tujuh fraksi politik yang ada di dewan, termasuk PDIP yang mengusungnya, mendukung keputusan ini. Hanya fraksi PKS yang menolak dengan alasan belum cukup bukti dan data.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai alasan pemakzulan Risma terlalu mengada-ada. Ia pun menegaskan bahwa Risma tetap menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Beredar kabar bahwa keputusan memberhentikan Risma dikarenakan banyaknya kalangan DPRD Kotamadya Surabaya yang tidak senang akan keputusan Risma menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya dan lebih memilih meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan area industri Rungkut hingga ke Jembatan Suramadu via area timur Surabaya.

Biografi Tri Rismaharini    Tri Risma Harini terlahir di Kediri,jawa timur,20 November 1961, Ia merupakan insinyur lulusan Arsitektur dan pascasarjana manejemen pembangunan kota Intstitut Teknologi Sepuluh Nopember.Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya dan ia tercatat sebagai wanita pertama di Indonesia yang dipilih langsung melalui pemilihan kepala daerah.  Tri Risma Harini dulu,setamat dari SMA 5 surabaya dan diminta oleh orangtuanya untuk melanjutkkan kuliah di institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),jurusan arsiterktur.padahal cita-citanya sejak kecil ingin menjadi dokter.Orang tuanya meminta ia kuliah di ITS jurusan arsitektur dengan pertimbangan yang sederhana,agar setelalh ia lulus mudah dapat pekerjaan.Sejak ia menjadi mahasiswa ITS,meski belum lulus ia sudah mendapatkan uang sendiri dengan membantu pekerjaan proyek-proyek pemkot Surabaya.  Setamat ia kuliah mencoba mendaftar sebagai PNS  di Bojonegoro (Jatim),Setelah lima tahun menjadi PNS di Bojonegoro  lalu ia pindah ke Surabaya dan medapatkan beragam tugas,dari menjadi kepala seksi tata ruang dan tata guna tanah bapekko,  kepala seksi pendataan dan penyuluhan dinas bangunan, kepala cabang pertamanan, kepala bagian penelitian dan pengembangan, kepala dinas kebersihan dan pertaman, serta kepala badan perencanaan pembangunana kota Surabaya.Dan sekarang ia terpilih

Wanita kelahiran 20 November 1961 ini menjadi salah satu nominasi wali kota terbaik di dunia, 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation. Ia terpilih karena segudang prestasi yang sudah ia torehkan selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Ia dinilai berhasil menata kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan penuh taman. Salah satu buktinya adalah pemugaran Taman Bungkul di tengah kota. Dulunya, taman tersebut tidak layak disebut taman, namun kini Taman Bungkul menjadi taman terbesar dan terkenal di kota Surabaya. Selain itu, ia juga telah berperan besar dalam membangun pedestrian bagi pejalan kaki dengan konsep modern di sepanjang jalan Basuki Rahmat yang kemudian dilanjutkan hingga jalan Tunjungan, Blauran, dan Panglima Sudirman dan membawa Surabaya menjadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Pada Oktober 2013, Kota Surabaya memperoleh penghargaan tingkat Asia Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di 2 bidang sekaligus yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik. Di bawah kepemimpinannya pula, ia sukses mengantarkan Surabaya memperoleh penghargaan Adipura di tahun 2011. Risma menjadi kandidat wali kota terbaik dunia asal Indonesia bersama dua orang lainnya, yaitu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Solo Joko Widodo

Load disqus comments

0 komentar