Biografi Aria Baron Suprayogi - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Tuesday, May 3, 2016

Biografi Aria Baron Suprayogi


Biografi Aria Baron Suprayogi   Aria Baron Suprayogi (lahir di Bandung, 16 Januari 1970) adalah gitaris Indonesia. Nama Baron tenar sebagai salah satu pendiri grup musik Gigi. Baron keluar dari Gigi pada September 1995. Kini, Baron mendirikan grup band baru Baron Soulmates bersama vokalis Ary dan drummer Jimmy. Baron belajar alat musik dimulai dengan piano klasik kemudian saat usia 12 tahun pindah ke gitar akustik di YMI. Sayang, Baron keluar dari sekolah musik karena tak nyaman dengan kedisiplinan di sana. Baron pun sempat belajar drum, namun akhirnya kembali ke gitar dan mengikuti kursus gitar jazz. Saat duduk di bangku kelas 1 SMA, Baron belajar pada Donny Suhendra, Harry Roesli, dan Pra Budi Dharma. Hasilnya tak sia-sia, dia meraih gelar gitaris terbaik selama tiga tahun berturut-turut (1986-1988) dari ajang LMC(Light Music Contest)Yamaha. Saat kuliah di perguruan tinggi di Bandung, Baron sempat ke Australia dengan niat untuk sekolah musik di Australian Guitar of Institute atas saran Joe Satriani. Namun ia diusir karena membawa gitar elektrik.  Sekembalinya ke Indonesia, Baron membentuk grup band bersama Andi, Iwan, Abi, dan Ade. Baron terpaksa mundur kala ia telah selesai kuliah dan memutuskan hijrah ke Jakarta. Grup band

Aria Baron Suprayogi (lahir di Bandung, 16 Januari 1970) adalah gitaris Indonesia. Nama Baron tenar sebagai salah satu pendiri grup musik Gigi. Baron keluar dari Gigi pada September 1995. Kini, Baron mendirikan grup band baru Baron Soulmates bersama vokalis Ary dan drummer Jimmy. Baron belajar alat musik dimulai dengan piano klasik kemudian saat usia 12 tahun pindah ke gitar akustik di YMI. Sayang, Baron keluar dari sekolah musik karena tak nyaman dengan kedisiplinan di sana. Baron pun sempat belajar drum, namun akhirnya kembali ke gitar dan mengikuti kursus gitar jazz. Saat duduk di bangku kelas 1 SMA, Baron belajar pada Donny Suhendra, Harry Roesli, dan Pra Budi Dharma. Hasilnya tak sia-sia, dia meraih gelar gitaris terbaik selama tiga tahun berturut-turut (1986-1988) dari ajang LMC(Light Music Contest)Yamaha. Saat kuliah di perguruan tinggi di Bandung, Baron sempat ke Australia dengan niat untuk sekolah musik di Australian Guitar of Institute atas saran Joe Satriani. Namun ia diusir karena membawa gitar elektrik.


Sekembalinya ke Indonesia, Baron membentuk grup band bersama Andi, Iwan, Abi, dan Ade. Baron terpaksa mundur kala ia telah selesai kuliah dan memutuskan hijrah ke Jakarta. Grup band tersebut akhirnya menjadi grup band rock yang sekarang dikenal dengan nama /rif. Di Jakarta, Baron membentuk Gigi bersama Armand, Budjana, Ronald, dan Thomas. Namun Baron hanya sempat merilis 2 album Angan (1994) yang terjual 100.000 kopi, serta Dunia (1995) terjual 400.000 kopi. Bulan September 1995, Baron memutuskan keluar dari Gigi karena ingin melanjutkan sekolah di Communication Arts, di New York Institute of Technology, Amerika.

                                        Biografi Aria Baron Suprayogi   Aria Baron Suprayogi (lahir di Bandung, 16 Januari 1970) adalah gitaris Indonesia. Nama Baron tenar sebagai salah satu pendiri grup musik Gigi. Baron keluar dari Gigi pada September 1995. Kini, Baron mendirikan grup band baru Baron Soulmates bersama vokalis Ary dan drummer Jimmy. Baron belajar alat musik dimulai dengan piano klasik kemudian saat usia 12 tahun pindah ke gitar akustik di YMI. Sayang, Baron keluar dari sekolah musik karena tak nyaman dengan kedisiplinan di sana. Baron pun sempat belajar drum, namun akhirnya kembali ke gitar dan mengikuti kursus gitar jazz. Saat duduk di bangku kelas 1 SMA, Baron belajar pada Donny Suhendra, Harry Roesli, dan Pra Budi Dharma. Hasilnya tak sia-sia, dia meraih gelar gitaris terbaik selama tiga tahun berturut-turut (1986-1988) dari ajang LMC(Light Music Contest)Yamaha. Saat kuliah di perguruan tinggi di Bandung, Baron sempat ke Australia dengan niat untuk sekolah musik di Australian Guitar of Institute atas saran Joe Satriani. Namun ia diusir karena membawa gitar elektrik.  Sekembalinya ke Indonesia, Baron membentuk grup band bersama Andi, Iwan, Abi, dan Ade. Baron terpaksa mundur kala ia telah selesai kuliah dan memutuskan hijrah ke Jakarta. Grup band

Tak lama setelah kembali lagi ke Indonesia usai menyelesaikan pendidikan pasca sarjanannya, Baron kembali nge-band. Bersama E'el (mantan drummer ADA Band) dan Adi Dharmawan, basis Donny Suhendra, Baron membentuk NO! Band. NO! Band kemudian berubah menjadi Baron Band, tentu saja dengan perubahan formasi. Baron Band digawangi oleh Baron (gitar), Arry Safriadi (vokal), Adi Dharmawan (bass), Aksan Sjuman (additional drum untuk album). Mereka pun merilis Baron Volume 01 pada tahun 2002 di bawah label BMG Music Indonesia. Untuk penampilan live, Baron merekrut Krisna (kibor) dan Iyun (drum) - keduanya personel Discus - untuk memperkuat performa Baron Band. Tahun 2008, Baron kembali meramaikan musik tanah air dengan merilis album Flying High pada Agustus 2008. Album ini dirilis oleh Baron Soulmate yang dibentuk Baron bersama vokalis Ary dan drummer Jimmy.
Load disqus comments

0 komentar