Biografi Lee Byung-chull Pendiri Samsung - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Friday, June 24, 2016

Biografi Lee Byung-chull Pendiri Samsung


Biografi Lee Byung-chull (Pendiri Samsung)  Siapa tidak mengenal produk-produk Samsung Group saat ini? Mulai dari barang elektronik hingga smartphone, keluaran produksi negeri Korea Selatan tersebut mampu menarik perhatian publik. Namun, tahu kah Anda siapakah orang yang mendirikan perusahaan terkemuka di dunia ini? Ya namanya Lee Byung-chung.  Lahir pada 12 Februari 1910, putra dari keluarga kaya pemilik tanah tersebut memang sedari muda sudah menyenangi dunia wirausaha. Sebagai contohnya saja, di tahun 1938, Lee Byung-chung mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di negaranya. Ikan, sayuran, dan buah-buahan menjadi salah satu komiditi yang dipasarkannya ke luar negeri atau lebih tepatnya China.   Perusahaannya berkembang dengan pesat sehingga Lee pada 1947 memutuskan memindahkan kantor pusatnya ke Seoul. Saat pecah Perang Korea, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama.   Setelah perang, pada 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya, perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.   Dari 1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal hingga sepanjang 1970-an. Akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk ke dalam industri elektronik.      Tidak semua

Siapa tidak mengenal produk-produk Samsung Group saat ini? Mulai dari barang elektronik hingga smartphone, keluaran produksi negeri Korea Selatan tersebut mampu menarik perhatian publik. Namun, tahu kah Anda siapakah orang yang mendirikan perusahaan terkemuka di dunia ini? Ya namanya Lee Byung-chung.


Lahir pada 12 Februari 1910, putra dari keluarga kaya pemilik tanah tersebut memang sedari muda sudah menyenangi dunia wirausaha. Sebagai contohnya saja, di tahun 1938, Lee Byung-chung mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di negaranya. Ikan, sayuran, dan buah-buahan menjadi salah satu komiditi yang dipasarkannya ke luar negeri atau lebih tepatnya China.

Perusahaannya berkembang dengan pesat sehingga Lee pada 1947 memutuskan memindahkan kantor pusatnya ke Seoul. Saat pecah Perang Korea, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama. Setelah perang, pada 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya, perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.

Dari 1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal hingga sepanjang 1970-an. Akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk ke dalam industri elektronik. Tidak semua perusahaan dengan Brand yang terkenal saat ini didirikan dari awal dengan Brand tersebut, seperti perusahaan Group Samsung yang saat ini lebih dikela oleh public sebagai perusahaan Elektronik Telekomunikasi pada awalnya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang yang jauh berbeda dengan saat ini, Lee Byung-chull adalah pendiri dari Samsung, berikut ini biografi singkat dari Beliau dan sejarah singkat tentang perusaahanya Samsung.

Dialah Lee Byung-chull pendiri Group Samsung lahir 12 Februari 1910, meninggal 19 November 1987. Ia adalah putra dari keluarga kaya pemilik tanah dan sempat mengenyam pendidikan perkuliahan di Universitas Wesda Tokyo meskipun tidak sampai lulus. Lee Byung-chull menggunakan warisannya untuk membuka penggilingan padi untuk usaha yang pertama. usaha itu tidak berjalan dengan baik. Pada tahun 1938 Byung-Chull Lee mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di Korea, menjual ikan, sayuran, dan buah-buahan ke Cina. Perusahaan berkembang dengan pesat dan Lee memindahkan kantor pusatnya ke Seoul pada tahun 1947. Ketika pecah Perang Korea, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama. Setelah perang, pada tahun 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya, perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.

Dari tahun 1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal sepanjang tahun 1970-an. Pada akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk kedalam industri elektronik. Agar perusahaan bisa berkembang dengan pesat perusahaan membagi tugas kerja dalam bentuk divisi-divisi elektronik, Diantaran Samsung Electronics Co Devices, Samsung Electro-Mekanika Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co, dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertamanya adalah televisi hitam putih. Pada tahun 1980, perusahaan yang diakuisisi Hanguk tongsin jeonja di Gumi, mulai membuat perangkat telekomunikasi. produk awal nya adalah switchboards. Berawal dari produk tersebut samsung mulai memproduksi telepon dan faks dan akhirnya menjadi Samsung's mobile phone manufacturing. Dari pabrik tersebut Samsung telah menghasilkan lebih dari 0,8 miliar ponsel sampai hari ini.

Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Samsung Electronics berinvestasi dalam penelitian dan pembangunan, investasi sangat penting untuk mendorong perusahaan ke garis depan dalam industri elektronik global. Pada tahun 1980-an Samsung adalah perusahan manufaktur, distributor, dan menjual berbagai macam peralatan dan produk elektronik di seluruh dunia. Pada tahun 1982, ia membangun sebuah pabrik perakitan televisi di Portugal. Pada tahun 1984, ia membangun sebuah pabrik senilai $ 25 juta di New York. Dan pada tahun 1987, samsung membangun fasilitas lain senilai $ 25 juta di Inggris.

                         Biografi Lee Byung-chull (Pendiri Samsung)  Siapa tidak mengenal produk-produk Samsung Group saat ini? Mulai dari barang elektronik hingga smartphone, keluaran produksi negeri Korea Selatan tersebut mampu menarik perhatian publik. Namun, tahu kah Anda siapakah orang yang mendirikan perusahaan terkemuka di dunia ini? Ya namanya Lee Byung-chung.  Lahir pada 12 Februari 1910, putra dari keluarga kaya pemilik tanah tersebut memang sedari muda sudah menyenangi dunia wirausaha. Sebagai contohnya saja, di tahun 1938, Lee Byung-chung mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di negaranya. Ikan, sayuran, dan buah-buahan menjadi salah satu komiditi yang dipasarkannya ke luar negeri atau lebih tepatnya China.   Perusahaannya berkembang dengan pesat sehingga Lee pada 1947 memutuskan memindahkan kantor pusatnya ke Seoul. Saat pecah Perang Korea, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama.   Setelah perang, pada 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya, perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.   Dari 1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal hingga sepanjang 1970-an. Akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk ke dalam industri elektronik.      Tidak semua

Pada tahun 1969, Samsung Electronics memproduksi apa yang paling dikenal dari Samsung Samsung saat ini yaitu Televisi, Mobile Phones (sepanjang 90-an), Radio, komponen Komputer dan perangkat elektronik lainnya.  1987 pendiri dan ketua, Lee Byung-Chull meninggal dan Kun-Hee Lee mengambil alih sebagai ketua. Pada tahun 1990-an Samsung mulai membangun pabrik memperluas secara global di Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Thailand, Meksiko, Spanyol dan Cina sampai 1997.  Pada tahun 1997 hampir semua bisnis di Korea mengalami krisi besar dan tidak terkecuali Samsung. Mereka menjual beberapa unit bisnisnya untuk meringankan utang dan merumahkan karyawan menjadi 50.000 karyawan. Namun berkat industri elektronik mereka berhasil untuk bertahan dan terus berkembang hingga saat ini.
Load disqus comments

0 komentar