Biografi Adam Osborne – Penemu Laptop - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Friday, September 16, 2016

Biografi Adam Osborne – Penemu Laptop

 Biografi Adam Osborne – Penemu Laptop  Kehidupan  Seperti kebanyakan orang yang selalu berpikir kreatif, Osborne merasa tidak nyaman dalam menjalani kehidupannya sebagai karyawan di perusahaan besar. Ia tidak betah berlama-lama berada di Shell dan mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Ia kemudian menyadari bahwa dirinya sangat menikmati pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan, khususnya tentang buku panduan komputer baru yang akan dikembangkannya. Pada awal 1970-an, ia mendapatkan pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan bagi mikroprosesor milik perusahaan komputer Intel.  Osborne meneruskan pekerjaan lepasnya sebagai penulis dan tahun 1972 mencoba mendirikan Osborne and Associates, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penulisan buku manual komputer yang sederhana, mudah, dan enak dibaca bagi penggemar komputer. Ia pun menulis sebuah buku yang diberi judul “The Value of Power”, yang kemudian mengubah judulnya menjadi “An Introduction to Microcomputers”. Ia mencoba menawarkan bukunya kepada sebuah penerbit yang berada di kotanya. Namun, sayangnya buku itu ditolak. Ia tidak pernah putus asa. Lalu, ia memutuskan untuk mencoba menerbitkan bukunya itu sendiri.  Dalam suatu acara di sebuah klub pengguna komputer, ia sempat memperlihatkan buku karyanya kepada Bruce Van Natta dari AMSAI, salah satu perusahaan komputer terkenal di AS. Setelah membaca

Kehidupan


Seperti kebanyakan orang yang selalu berpikir kreatif, Osborne merasa tidak nyaman dalam menjalani kehidupannya sebagai karyawan di perusahaan besar. Ia tidak betah berlama-lama berada di Shell dan mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Ia kemudian menyadari bahwa dirinya sangat menikmati pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan, khususnya tentang buku panduan komputer baru yang akan dikembangkannya. Pada awal 1970-an, ia mendapatkan pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan bagi mikroprosesor milik perusahaan komputer Intel.

Osborne meneruskan pekerjaan lepasnya sebagai penulis dan tahun 1972 mencoba mendirikan Osborne and Associates, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penulisan buku manual komputer yang sederhana, mudah, dan enak dibaca bagi penggemar komputer. Ia pun menulis sebuah buku yang diberi judul “The Value of Power”, yang kemudian mengubah judulnya menjadi “An Introduction to Microcomputers”. Ia mencoba menawarkan bukunya kepada sebuah penerbit yang berada di kotanya. Namun, sayangnya buku itu ditolak. Ia tidak pernah putus asa. Lalu, ia memutuskan untuk mencoba menerbitkan bukunya itu sendiri.

Dalam suatu acara di sebuah klub pengguna komputer, ia sempat memperlihatkan buku karyanya kepada Bruce Van Natta dari AMSAI, salah satu perusahaan komputer terkenal di AS. Setelah membaca buku tersebut, Van Natta tertarik dan memutuskan untuk menyertakan satu buku pada setiap komputer IMSAI yang akan dijualnya. Dengan awal yang baik dan saling menguntungkan ini, serta kepercayaan bahwa orang akan beramai-ramai mencari buku-buku panduan tentang komputer yang dapat mudah dibaca dan dimengerti, Osborn mencoba mendirikan perusahaan penerbitan sendiri bernama Osborn Books.

Lima tahun kemudian, penerbit Osborne Books telah menerbitkan lebih dari 40 judul buku tentang komputer. Lalu pada 1979 karena sesuatu hal, Osborne menjual perusahaan penerbitannya kepada McGraw-Hill. Dalam waktu yang sama, ia pun mulai mencoba menulis di sebuah kolom untuk majalah komputer Interface Age dan Infowold. Ia sangat yakin komputer akan dapat benar-benar berguna jika komputer tersebut dibuat mobile (dapat dibawa ke mana-mana) dan dinamis bersama orang yang menggunakannya, serta dapat digunakan kapan saja dan di mana saja orang itu berada. Ia mulai berpikiran bahwa suatu saat nanti perusahaan komputer yang ada saat itu pasti akan mengerti tentang konsep-konsep (ide-ide) yang ada di kepalanya. Namun, perusahaan komputer yang ada belum siap dengan konsep-konsepnya. Setelah menjual perusahaan penerbitannya, Osborn pun mulai mengalihkan tenaganya untuk mendesain komputer yang portabel, menarik, mudah digunakan, dan kuat.

Merakit dan Mendirikan Perusahaan Komputer Sendiri


Osborne berkeyakinan bahwa suatu hari nanti, perusahaan komputer yang ada pasti akan bisa menerima ide-ide nya itu namun untuk sekarang memang belum. Osborne kemudian memberanikan diri untuk merakit sendiri komputer yang mudah digunakan, portable, kuat, menarik dan lebih bisa dibawa oleh sang pengguna. Ia kemudian bertemu dengan Lee Felsenstein yaitu seorang yang ahli dalam membuat papan sirkuit yang digunakan dalam teknologi processor. Ia bertemu dengan Lee dalam acara West Coast Computer Faire di Maret 1980.

Selain sebagai perancang papan sirkuit untuk processor, Lee Felsenstein juga memiliki perusahaan perangkat keras atau hardware komputer yang juga menawarkan softwarenya. Lee Felsenstein sangat tertarik dengan ide Osborne tentang komputer yang menarik, kuat, ringan dan portable. Lee Felsenstein kemudian memutuskan untuk membuatnya. Komputer ini diharapkan bisa dibawa kemana-mana hingga cukup untuk diletakkan di bawah kursi penumpang pesawat. Komputer itu dirancang sangat ringan dimana berat maksimalnya hanya 24 pound, dengan tampilan atau display 52 kolom yang akan cukup untuk layar selebar 5 inci, save tube atau tabung pelindung dan 2 tempat disk atau disk drive. Agar displaynya bisa maksimal, Lee Felsenstein mendesain agar informasi satu layar penuh bisa disimpan di memori dan membuatnya bisa menggulung jika belum perlu untuk ditampilkan dengan menekan tombol-tombol tertentu.

Setelah perangkat kerasnya berhasil diciptakan oleh kerjasama Osborne dan Lee Felsenstein, Adam Osborne kemudian mencari perusahaan penyedia software yang mau menyediakan bahasa BASIC atau Cbasic, pengolah kata wordstar dan pengolah data SuperCalc di setiap hardware komputernya. Harga setiap software itu mencapai dua ribu dolar sehingga Osborne harus menaikkan harga komputernya dari semula. Ia kemudian meluncurkan komputer pertamanya yang diberi nama Osborne 1 kepada publik di “West Coast Computer Fair” pada bulan April 1981. Itu adalah komputer pertama yang harga softwarenya bisa dibawah 2 ribu dolar. Osborne 1 sangat sukses dipasaran mengingat itu adalah komputer portable pertama yang ada. Osborne 1 sangat diminati pasar serta berhasil mencapai puncak penjualan dengan total penjualan perbulannya 10 ribu unit. Hal ini menjadikan OCC (Osborne Computer Corporation ) berhasil mencapai penjualan jutaan dolarnya pada tahun 1981.

 Biografi Adam Osborne – Penemu Laptop  Kehidupan  Seperti kebanyakan orang yang selalu berpikir kreatif, Osborne merasa tidak nyaman dalam menjalani kehidupannya sebagai karyawan di perusahaan besar. Ia tidak betah berlama-lama berada di Shell dan mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Ia kemudian menyadari bahwa dirinya sangat menikmati pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan, khususnya tentang buku panduan komputer baru yang akan dikembangkannya. Pada awal 1970-an, ia mendapatkan pekerjaan barunya sebagai penulis buku panduan bagi mikroprosesor milik perusahaan komputer Intel.  Osborne meneruskan pekerjaan lepasnya sebagai penulis dan tahun 1972 mencoba mendirikan Osborne and Associates, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penulisan buku manual komputer yang sederhana, mudah, dan enak dibaca bagi penggemar komputer. Ia pun menulis sebuah buku yang diberi judul “The Value of Power”, yang kemudian mengubah judulnya menjadi “An Introduction to Microcomputers”. Ia mencoba menawarkan bukunya kepada sebuah penerbit yang berada di kotanya. Namun, sayangnya buku itu ditolak. Ia tidak pernah putus asa. Lalu, ia memutuskan untuk mencoba menerbitkan bukunya itu sendiri.  Dalam suatu acara di sebuah klub pengguna komputer, ia sempat memperlihatkan buku karyanya kepada Bruce Van Natta dari AMSAI, salah satu perusahaan komputer terkenal di AS. Setelah membaca

Kemajuan Sekaligus Kebangkrutan Osborne


Di tahun kedua, Osborne berhasil membuat OCC mencapai penjualann fantastis yaitu 70 juta dolar yang membuat pesaingnya terutama IBM dan Apple yang merupakan perusahaan komputer raksasa kewalahan. Apalagi OCC mengumumkan akan meluncurkan Executive, komputer keduanya jauh sebelum komputer tersebut diproduksi. Hal ini membuat penjualan Osborne 1 menurun drastis karena publik lebih memilih untuk menunggu Executive daripada membeli Osborne 1.

Ternyata keputusan perusahaan untuk mengumumkan secara dini peluncuran Executive malah membuat perusahaann rugi karena mematikan penjualan Osborne 1 yang merupakan sumber pendapatan perusahaan waktu itu. Ini membuat OCC akhirnya bangkrut karena ternyata setelah Executive diluncurkan, peminatnya tak seramai Osborne 1.

Setelah menyatakan perusahaannya bangkrut. Osborne kemudian kembali di bisnis penerbitan. Ia kemudian mendirikann perusahaan penerbitan baru yang bernama Paperback Software International Ltd yang mmeproduksi software murah untuk menyaingi software mahal di pasaran. Awalnya gebrakan Osborne tersebut mendapat sambutan positif dari pasar terutama perusahaan-perusahaan di Inggris. Produk nya yang paling laris manis adalah VP Planer yaitu software untuk mengolah data. Namun kemudian mendapat gugatan dari Lotus karena telah melanggar hak paten Lotus 123. Pengadilan pun memutuskan bahwa Osborne harus membayar lisensinya. Hal ini membuat Osborne sekali lagi harus gigit jari karena tak bisa mempertahankan bisnisnya.
Load disqus comments

0 komentar