Thursday, December 15, 2016

Biografi Percy Lebaron Spencer - Penemu Oven Microwave

Visit Pusat Bet

 Biografi  Percy Lebaron Spencer - Penemu Oven Microwave           Tahukah kamu kalau ternyata oven microwave ditemukan secara tidak sengaja oleh penemunya. Oven Microwave ditemukan oleh Percy Le Baron Spencer di Boston, di Amerika pada tahun 1946. Percy Le Baron Spenser merupakan seorang penemu besar Amerika yang sudah memiliki 120 hak paten atas penemuannya.Spencer dilahirkan dari keluarga petani di pedesaan kota kecil Howland, Maine Amerika Serikat.Ayahnya meninggal dunia sebelum Spencer menginjak usia 2 tahun. Sedangkan ibunya pergi entah kemana. Kemudian Spencer dirawat oleh paman dan bibinya hingga mereka meninggal dunia saat Spencer berusia 7 tahun. Sejak itulah Spencer kecil mulai hidup mandiri.  Pada saat berusia 12 tahun, Spencer bekerja di pabrik setempat dan ia mulai tertarik pada listrik. Pada tahun 1910, sebuah pabrik kertas menyewa Spencer yang berusia 16 tahun untuk menyetel sistem listrik pertamanya. Kepandaiannya itu didapatkan dengan belajar sendiri karena diatidak pernah mendapatkan pelajaran dari sekolah atau guru manapun. Karena ketekunan dan sifatnya yang pantang menyerah, membuat Spencer menjadi terkenal sebagai tukang listrik yang handal.  Di tahun 1912, Spencer bergabung dengan Angkatan Laut untuk mempelajari telegram. Kerajinannya belajar hal-hal baru membuatnya terkenal di angkatan laut. Karenanya Spencer pun dikirim untuk bersekola

Tahukah kamu kalau ternyata oven microwave ditemukan secara tidak sengaja oleh penemunya. Oven Microwave ditemukan oleh Percy Le Baron Spencer di Boston, di Amerika pada tahun 1946. Percy Le Baron Spenser merupakan seorang penemu besar Amerika yang sudah memiliki 120 hak paten atas penemuannya.Spencer dilahirkan dari keluarga petani di pedesaan kota kecil Howland, Maine Amerika Serikat.Ayahnya meninggal dunia sebelum Spencer menginjak usia 2 tahun. Sedangkan ibunya pergi entah kemana. Kemudian Spencer dirawat oleh paman dan bibinya hingga mereka meninggal dunia saat Spencer berusia 7 tahun. Sejak itulah Spencer kecil mulai hidup mandiri.


Pada saat berusia 12 tahun, Spencer bekerja di pabrik setempat dan ia mulai tertarik pada listrik. Pada tahun 1910, sebuah pabrik kertas menyewa Spencer yang berusia 16 tahun untuk menyetel sistem listrik pertamanya. Kepandaiannya itu didapatkan dengan belajar sendiri karena diatidak pernah mendapatkan pelajaran dari sekolah atau guru manapun. Karena ketekunan dan sifatnya yang pantang menyerah, membuat Spencer menjadi terkenal sebagai tukang listrik yang handal.

Di tahun 1912, Spencer bergabung dengan Angkatan Laut untuk mempelajari telegram. Kerajinannya belajar hal-hal baru membuatnya terkenal di angkatan laut. Karenanya Spencer pun dikirim untuk bersekolah di bidang radio. Selain itu, Spencer juga banyak belajar dari buku teks yang dibacanya, tak hanya tentang radio, tetapi juga trigonometri, kalkulus, kimia, metalurgi, fisika, serta ilmu lainnya.


Kehidupan Awal


Pada usia hanya 18 bulan, ayah Spencer meninggal dan ibunya menyerahkan dia untuk diasuh oleh bibi dan pamannya. ketika Spencer baru berusia tujuh tahun Pamannya meninggal . Spencer berhenti sekolah tata bahasa untuk bekerja agar dapat m,embantu kehidupan Dia dan Bibinya.

Pada usia 12 tahun, ia mulai bekerja dari pagi hingga petang di pabrik spool sampai berusia 16 tahun. Pada saat itu Ia mendapat informasi bahwa pabrik kertas lokal akan mulai menggunakan listrik. Spencer berasal dari tempat yang sangat terpencil di Maine, yang kebanyakan masyarakatnya masih buta tentang listrik. Dia begitu tertarik dan mulai mempelajari semua yang dia bisa. Dia diterapkan untuk pekerjaan ini di pabrik kertas, dan merupakan salah satu dari tiga orang yang dipekerjakan untuk menginstal listrik di pabrik.

Pada usia 18, Spencer memutuskan untuk bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat, lalu menjadi tertarik pada komunikasi nirkabel dan langsung mengikuti belajar tentang operator nirkabel saat tenggelamnya kapal Titanic. Sementara dengan angkatan laut, ia menjadi seorang ahli teknologi radio: "Aku baru saja memegang banyak buku dan belajar sendiri ketika aku sedang berdiri menonton di malam hari." Dia juga kemudian belajar sendiri trigonometri, kalkulus, kimia, fisika, dan metalurgi, diantara mata pelajaran lain.


Karir


Pada 1939 Spencer menjadi salah satu ahli terkemuka di dunia dalam desain tabung radar. Selanjutnya Spencer bekerja di Raytheon, kontraktor Departemen Pertahanan Amerika Serikat, sebagai kepala divisi tabung listrik. Akibat reputasi dan keahliannya, Spencer berhasil membantu Raytheon memenangkan kontrak pemerintah untuk mengembangkan dan memproduksi peralatan radar tempur untuk Laboratorium Radiasi MIT. Hal tersebut adalah bagian yang sangat penting bagi Sekutu dan menjadi proyek prioritas tertinggi kedua militer selama Perang Dunia II, di balik Proyek Manhattan.

 Biografi  Percy Lebaron Spencer - Penemu Oven Microwave           Tahukah kamu kalau ternyata oven microwave ditemukan secara tidak sengaja oleh penemunya. Oven Microwave ditemukan oleh Percy Le Baron Spencer di Boston, di Amerika pada tahun 1946. Percy Le Baron Spenser merupakan seorang penemu besar Amerika yang sudah memiliki 120 hak paten atas penemuannya.Spencer dilahirkan dari keluarga petani di pedesaan kota kecil Howland, Maine Amerika Serikat.Ayahnya meninggal dunia sebelum Spencer menginjak usia 2 tahun. Sedangkan ibunya pergi entah kemana. Kemudian Spencer dirawat oleh paman dan bibinya hingga mereka meninggal dunia saat Spencer berusia 7 tahun. Sejak itulah Spencer kecil mulai hidup mandiri.  Pada saat berusia 12 tahun, Spencer bekerja di pabrik setempat dan ia mulai tertarik pada listrik. Pada tahun 1910, sebuah pabrik kertas menyewa Spencer yang berusia 16 tahun untuk menyetel sistem listrik pertamanya. Kepandaiannya itu didapatkan dengan belajar sendiri karena diatidak pernah mendapatkan pelajaran dari sekolah atau guru manapun. Karena ketekunan dan sifatnya yang pantang menyerah, membuat Spencer menjadi terkenal sebagai tukang listrik yang handal.  Di tahun 1912, Spencer bergabung dengan Angkatan Laut untuk mempelajari telegram. Kerajinannya belajar hal-hal baru membuatnya terkenal di angkatan laut. Karenanya Spencer pun dikirim untuk bersekola

Penemuan yang tak disengaja


Suatu hari saat membangun magnetron, saat Spencer sedang berdiri di depan sebuah radar set aktif Ia mendapati candy bar yang ada dalam sakunya telah meleleh. Meski Spencer bukan yang pertama kali mengetahui hal tersebut, namun ia adalah orang pertama yang menyelidiki kejadian itu. Dari kejadian tersebut Spencer memutuskan untuk bereksperimen menggunakan makanan, termasuk biji popcorn, dan menjadi popcorn microwave pertama di dunia. Dalam eksperimen lain, telur ditempatkan dalam ketel teh, dan magnetron ditempatkan langsung di atasnya. Hasilnya adalah telur meledak dalam mengenai salah satu dari rekan kerjanya yang sedang mengamati ketel.

Akhirnya Spencer menciptakan sebuah Oven microwave pertama di dunia berbentuk kotak logam tertutup yang di dalamnya terdapat pancaran gelombang elektromagnetik. Magnetron memancarkan gelombang mikro ke dalam kotak logam dan berpantul di dalam kotak tersebut, sehingga gelombang tersebut terkontrol dan aman. Dia kemudian menempatkan berbagai makanan dalam kotak, sambil mengamati efek dan suhu pemantauan.

Raytheon mengajukan paten pada 8 Oktober 1945 untuk alat masak oven microwave, akhirnya bernama Radarange. Pada tahun 1947 dimulailah produksi secara komersial oven microwave dengan ukuran sekitar 6 meter, beratnya sekitar £ 750, dan biaya antara $ 2.000 - $ 3.000. Pada tahun 1967 harga oven boleh dibilang relatif terjangkau dengan harga $ 495 dan berukuran cukup (counter-top). Selanjtnya Spencer menjadi Senior Vice President dan Senior Anggota dari Dewan Direksi di Raytheon. Ia menerima 300 paten selama karirnya di sana, bangunan tersebut dinamai untuk menghormati jasa-jasanya.


Referensi :

https://blogpenemu.blogspot.co.id/2014/01/Penemu-Oven-Microwave-Percy-Lebaron-Spencer.html

https://situspenemu.blogspot.co.id/2013/06/penemu-oven-microwave-percy-le-baron.html

Load disqus comments

0 komentar