Wednesday, January 4, 2017

Biografi Yana Zein

Visit Pusat Bet

   Biografi Yana Zein     Biodata  Nama Lengkap : Suryana Nurzaman Zein  Lahir : 1969  Pekerjaan : Aktris, Ibu Rumah Tangga  Tahun Aktif :1987 – sekarang  Agama : Islam  Anak : Aurelia Callista dan Alika Pandora Salvine  Biografi   Bagi era sekitar 90-an, artis Yana Zein adalah sosok artis yang sudah pasti diketahui perawakannya. Gaya akting yang luwes dan sering kali memerankan tokoh antagonis atau peran jahat, sudah pasti membekas di hati. Akan tetapi, baru-baru ini Yana diberitakan terkena cobaan yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit. Bukan hanya itu saja, akan tetapi masalah lain pun menimpa dirinya yang tengah berjuang sendiri.  Artis peran Yana Zein (47) mau tak mau merelakan dua putrinya putus sekolah karena kekurangan biaya. Keuangannya terkuras untuk membiayai pengobatan kanker payudara stadium IV. "Iya betul sekali (anak-anak enggak sekolah). Mereka enggak sekolah bukan keinginan mereka, melainkan karena enggak ada uang," ucap Yana saat dihubungi lewat telepon, Rabu (28/12/2016). "Satu kelas II SMP, satunya harusnya kelas I SMP. Karena saya sakit setahun, anak-anak jadi terbengkalai," tambahnya.  Meskipun mengaku sudah menggunakan kartu dari program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS untuk meringankan biaya pengobatan yang menelan biaya besar. Namun, ia tetap saja juga merogoh kocek cukup

Biodata


Nama Lengkap : Suryana Nurzaman Zein

Lahir : 1969

Pekerjaan : Aktris, Ibu Rumah Tangga

Tahun Aktif :1987 – sekarang

Agama : Islam

Anak : Aurelia Callista dan Alika Pandora Salvine


Biografi


Bagi era sekitar 90-an, artis Yana Zein adalah sosok artis yang sudah pasti diketahui perawakannya. Gaya akting yang luwes dan sering kali memerankan tokoh antagonis atau peran jahat, sudah pasti membekas di hati. Akan tetapi, baru-baru ini Yana diberitakan terkena cobaan yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit. Bukan hanya itu saja, akan tetapi masalah lain pun menimpa dirinya yang tengah berjuang sendiri.

Artis peran Yana Zein (47) mau tak mau merelakan dua putrinya putus sekolah karena kekurangan biaya. Keuangannya terkuras untuk membiayai pengobatan kanker payudara stadium IV. "Iya betul sekali (anak-anak enggak sekolah). Mereka enggak sekolah bukan keinginan mereka, melainkan karena enggak ada uang," ucap Yana saat dihubungi lewat telepon, Rabu (28/12/2016). "Satu kelas II SMP, satunya harusnya kelas I SMP. Karena saya sakit setahun, anak-anak jadi terbengkalai," tambahnya.

Meskipun mengaku sudah menggunakan kartu dari program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS untuk meringankan biaya pengobatan yang menelan biaya besar. Namun, ia tetap saja juga merogoh kocek cukup dalam karena harus masuk keluar rumah sakit. "Pakai BPJS. Cuma karena kan mondar-mandir ke rumah sakit, harus periksa ke dokter, tes darah. Kemoterapi itu kan memasukkan racun ke dalam tubuh, merusak sistem, jadi harus ke rumah sakit terus. Meski BPJS, mau enggak mau biaya habis," kata Yana.

Yana Zein merupakan Artis sinetron yang sudah lama sekali malang melintang di dunia pertelevisian indonesia, dirinya sering sekali muncul dibeberapa judul sinetron indonesia, Yana Zein sering sekali berperan sebagai wanita dengan peran antagonis dalam setip judul sinetron atau judul film yang dibintanginya. Yana Zein mengawali karir keartisanya pada tahun 1987, saat itu Yana sapaan akrabnya ini berperan disatu judul film tanah air yaitu Cinta Di Rumah Susun, lama tidak terdengar saat itu Yana dikabarkan menikah dengan seorang pengusaha pada tahun 1993 yang bernama Fahmi Darmawansyah yang saat ini menjadi suami dari Inneke Koesherawati. dan di karuniai 2 anak perempuan namun, pernikahan mereka kandas ditengah jalan.

                    Biografi Yana Zein     Biodata  Nama Lengkap : Suryana Nurzaman Zein  Lahir : 1969  Pekerjaan : Aktris, Ibu Rumah Tangga  Tahun Aktif :1987 – sekarang  Agama : Islam  Anak : Aurelia Callista dan Alika Pandora Salvine  Biografi   Bagi era sekitar 90-an, artis Yana Zein adalah sosok artis yang sudah pasti diketahui perawakannya. Gaya akting yang luwes dan sering kali memerankan tokoh antagonis atau peran jahat, sudah pasti membekas di hati. Akan tetapi, baru-baru ini Yana diberitakan terkena cobaan yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit. Bukan hanya itu saja, akan tetapi masalah lain pun menimpa dirinya yang tengah berjuang sendiri.  Artis peran Yana Zein (47) mau tak mau merelakan dua putrinya putus sekolah karena kekurangan biaya. Keuangannya terkuras untuk membiayai pengobatan kanker payudara stadium IV. "Iya betul sekali (anak-anak enggak sekolah). Mereka enggak sekolah bukan keinginan mereka, melainkan karena enggak ada uang," ucap Yana saat dihubungi lewat telepon, Rabu (28/12/2016). "Satu kelas II SMP, satunya harusnya kelas I SMP. Karena saya sakit setahun, anak-anak jadi terbengkalai," tambahnya.  Meskipun mengaku sudah menggunakan kartu dari program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS untuk meringankan biaya pengobatan yang menelan biaya besar. Namun, ia tetap saja juga merogoh kocek cukup

Yana Zein kembali kedunia akting pada tahun 2001 hingga saat ini, namun pada akhir tahun 2016 ini Yana Zein dikabarkan mengidap penyakit kangker payudarah, sehingga dirinya terpaksa menjalani perawatan dan seluruh hasil jeripayahnya selama ini di dunia pertelevisian Indonesia habis untuk biaya perawatan penyakit yang dideritanya. Sinetron terakhir yang dibintangi oleh Yana Zein adalah Cinta dan Anugrah, dirinya juga sempat bermain sinetron dijudul yang sama denga aktor tampan asal India Saaheer Seikh yaitu “Cinta di Langit Taj Mahal”. dan beberapa judul film yaitu, ‘Cintaku di Rumah Susun’, ‘Kutunggu Jandamu’ dan ‘Susuk Pocong’. Sebelum terjun ke dunia akting, Yana Zein dikenal sebagai model cantik yang wajahnya sering sekali menjadi cover majalah-majalah terkenal.


Film


Cintaku di Rumah Susun (1987),

Kutunggu Jandamu (2008),

Susuk Pocong (2009)


Sinetron


Apa Katanya Cinta,

Doa dan Anugerah, HIV +

Anak Membawa Berkah

Cinta di Langit Taj Mahal

Referensi

http://profilbiodata.net/profil-dan-biodata-lengkap-yana-zein-terbaru/

Load disqus comments

0 komentar