Tuesday, June 13, 2017

Sejarah Black Metal

Visit Pusat Bet

  Sejarah Black Metal     Kemunculan genre black metal sebenarnya hampir mirip dengan kasus genre death metal.Pada awalnya "black metal" cuma sebuah album yg dirilis tahun 1982 oleh band thrash metal U.K. yg namanya "Venom".Band ini memasukkan unsur2 yg berbau satanis ke dalam musik mereka.Rupanya hal tsb membuat album ini sukses dan akhirnya banyak bermunculan band2 lain yang mengusung aliran seperti pada album itu.Singkatnya black metal yang lahir dari janin thrash metal menjadi virus baru di daratan Eropa.  Awal perkembangannya, aliran ini memakai distorsi gitar yang berat, tempo lagu yang cepat plus double pedal drum (atribut standar metal) ditambah vokal yang bisa dibilang nge-Growl dengan "nada dasar" yang tinggi dan dosis lirik yang sedikit.Kekuatan lainnya ya di liriknya itu.Band2 yang seperti ini di awal 80'an antara lain Venom (U.K.), Bathory (Swedia) dan Celtic Frost (Switzerland).Keberadaan band2 ini dikenal sebagai gelombang pertama invasi black metal di Eropa.Kemunculan gelombang keduanya di rentang 80'an sampe 90'an dan wilayah endemitnya paling banyak di Norwegia, seperti Darkthrone dengan Mayhem.  Kemunculan black metal awalnya merupakan suatu teror karena terjadi banyak pembunuhan dan pembakaran gereja2 di Eropa (May FATHER forgave them...). Masuk akal bila hal ini terjadi karena seirin

Kemunculan genre black metal sebenarnya hampir mirip dengan kasus genre death metal.Pada awalnya "black metal" cuma sebuah album yg dirilis tahun 1982 oleh band thrash metal U.K. yg namanya "Venom".Band ini memasukkan unsur2 yg berbau satanis ke dalam musik mereka.Rupanya hal tsb membuat album ini sukses dan akhirnya banyak bermunculan band2 lain yang mengusung aliran seperti pada album itu.Singkatnya black metal yang lahir dari janin thrash metal menjadi virus baru di daratan Eropa.

Awal perkembangannya, aliran ini memakai distorsi gitar yang berat, tempo lagu yang cepat plus double pedal drum (atribut standar metal) ditambah vokal yang bisa dibilang nge-Growl dengan "nada dasar" yang tinggi dan dosis lirik yang sedikit.Kekuatan lainnya ya di liriknya itu.Band2 yang seperti ini di awal 80'an antara lain Venom (U.K.), Bathory (Swedia) dan Celtic Frost (Switzerland).Keberadaan band2 ini dikenal sebagai gelombang pertama invasi black metal di Eropa.Kemunculan gelombang keduanya di rentang 80'an sampe 90'an dan wilayah endemitnya paling banyak di Norwegia, seperti Darkthrone dengan Mayhem.

Kemunculan black metal awalnya merupakan suatu teror karena terjadi banyak pembunuhan dan pembakaran gereja2 di Eropa (May FATHER forgave them...). Masuk akal bila hal ini terjadi karena seiring menanjaknya black metal yang notabene berisi satanisme, anti-Kristenisme, okultisme, misanthropisme dan isme2 yg lain maka org2 yg terserang virus ini bertindak anarkis..

Terlepas dari tindakan2 TERKUTUK itu, black metal tetap hidup sambil diikuti berbagai macam tindakan kontroversial seperti mutilasi kepala hewan di atas panggung live (biasanya domba atau kambing atau juga babi), perseteruan genre black metal Norwegia dengan death metal Finlandia, kasus bunuh diri yang dilakukan personil Mayhem (Per Yngve Ohlin a.k.a. Dead) dan pembunuhan personil Mayhem (lagi) yang memiliki label black metal pertama, Øystein Aarseth oleh Varg Vikernes, yang juga pentolan Mayhem.

Perkembangan black metal berlanjut hingga sekarang dan dikenal sebagai gelombang ketiganya.Gelombang ketiga ini biasanya ditandai dengan pemakaian efek2 modern pada tiap track, seperti penggunaan synthesizer atau efek-efek digital lain.Karena perkembangan ini maka tidak heran ditemukan one-pieced band seperti Xasthur (U.S.) yang memainkan black metal "sendirian".Xasthur pada awalnya mencetak 2 Split Album dengan Orosius dan Acid Enema lalu melahirkan 4 E.P. dengan album terakhir "Defective Epitaph" (2007).Sebelumya juga, Xasthur meluncurkan 2 Split Album lagi dengan Striborg dan Cryostasium pada tahun yang sama.Contoh one-piece band yang lain adalah Burzum (Norwegia), yang statusnya sekarang ini dipertanyakan.Terlepas dari konsep one piece band, terdapat pula jenis two pieces band.Contoh yang dapat ditemukan adalah Satyricon (Norwegia) yang cuma terdiri 2 anggota tetap, yaitu Satyr a.k.a Sigurd Wongraven dan Frost a.k.a Kjetil Vidar Haraldstad.Anggota lain menyusul bila mereka sedang mengerjakan album atau live performance.Yang lain memakai formasi band standar yang rata2 5 pieces. Selain formasinya, black metal juga sering diidentikkan dengan penggunaan make up yang dikenal dengan corpsepaint di muka mereka.Corpsepaint bermaksud untuk menciptakan citra mayat dalam diri mereka, atau secara ideologi mereka ingin mengutarakan konsep inhumanity yang immortal, melawan sifat mortal alami dalam diri manusia.Selain konsep immortality tersebut, corpsepaint juga dipakai dalam pernyataan diri sebagai seorang satanis.Masih berhubungan dengan penampilan band2 black metal, gaya neo medieval juga sering digunakan.Ditandai dengan pakaian hitam berbahan kulit dan longhandband atau handband dengan spike.

Subgenre yang diturunkan dari black metal ini pula bermacam-macam.Ada folk-black metal yang mengutamakan penggunaan instrumen2 "indah" macam biola atau penggunaan teknik2 tertentu yang bersifat tradisional bagi orang2 Eropa.Contoh Folk-Black dapat didengar di album lawas Moonspell (Portugal).Subgenre lain yang terkenal adalah Melodic-Black Metal yang diusung Dimmu Borgir (Norwegia).Dicirikan dengan dosis elemen melodic yang lebih banyak.Tapi kadang2 subgenre yang digunakan oleh suatu band black metal bisa bervariasi, seperti yang dilakukan Cradle Of Filth (U.K.).Walaupun pada awal karier berpegang pada death metal, band ini besar dan bertumbuh dalam lingkup black metal dan memainkan lebih dari 1 subgenre yaitu Gothic-Black Metal hingga Symphonic-Black Metal maka kadang-kadang disebut Extreme Metal.


Sejarah Modern Balck Metal


Modern Black metal bisa dikategorikan sebagai gelombang kedua dari perkembangan musik black metal di seluruh penjuru dunia. Kultur dari musik black metal ini , semakin menggugah kalangan anak muda untuk tampil dengan cara bermusik yang sederhana ala Black metal di awal pergerakan dan perkembangannya dengan hanya mengandalkan musik style yang primitive, ortodoks dengan hanya mengandalkan spike , leather dan corpsepaint.Perkembangan musik Black Metal di dunia memiliki kiblat tetap pada Venom dan Bathory, namun seiring dengan perkembangan zaman, yang paling memukau perkembangannya adalah dari ranah Norwegia, seperti yang telah diceritakan dalam chapter sebelumnya. Dalam chapter tersebut diceritakan berbagai macam intrik dan konflik internal antara Euronymous dan Varg, bagaimana sebenarnya Profil Varg dan pandangan dia terhadap kultur black metal itu sendiri.Untuk melihat perkembangan dari gelombang kedua musik Black Metal tersebut, ada baiknya kita melihat dari perkembangan musik ini dari tiap negara.Norwegia

Generasi perkembangan musik Black Metal setelah konflik social yang menimbulkan cover up dari pergerakan Black Circle yang dikemas dengan musik yang cukup dibenci dengan nama black metal dan menjadi bahan publisitas dari media massa di tahun 1993 dan 1994 di negara ini akhirnya justru menjadi pemicu lahirnya band band baru yang memiliki kualitas jauh lebih baik dari pendahulunya. Dari golongan ini lahirlah Dimmu Borgir.

Dimmu Borgir berarti Dark Castle dalam bahasa Inggris atau Istana Kegelapan dalam bahasa Indonesia. Shagrath dan Silenoz membentuk band ini dengan kapasitansi mirip seperti Cradle of Filth dengan unsur Symphonic digabung dengan riffing gitar yang melodius sehingga membuat musik black metal makin mudah dicerna dan diterima oleh publik. Dimmu Borgir mengalami proses bermusik dari mulai primitive Black Metal di album for all tid sampai mengalami titik puncak ketika dirilis oleh Nuclear Blast sebagai ‘lawan yang sepadan’ bagi Cradle of Filth, dimana di tahun 1997 – 1998 , massa Metal memandang Cradle of Filth sebagai band yang no.1, baik dari sisi penjualan album atau dari fanbased. Pentasbihan Dimmu Borgir sebagai lawan yang sepadan bagi CoF ini dibuktikan lewat Gods of Darkness tour di tahun 1997, yang berupa tour bersama CoF ini di beberapa kota dan didukung oleh band lain di antaranya Dissection,Emperor dan Bal Sagoth

Band lain yang mengalami perubahan yang drastis dari sisi musikalitas adalah, Immortal, band black metal yang lekat dengan mitologi negeri khayalan di kutub utara sana, mengusung tema musim dingin berkepanjangan, cerita cerita kepahlawanan yang sebenarnya mereka buat berdasarkan mitologi Viking. Band ini berevolusi dari karakter primitive black metal menjadi technical Black metal, terutama pada album Blizzard Beasts, sampai berlanjut ke album terakhir mereka Sons of northern Darkness. Band ini memiliki cirri khas, yaitu menggunakan wajah para personel mereka sebagai cover album , kecuali album at the heart of winter yang konon kabarnya diveto oleh label yang merilisnya supaya tampak lebih indah dan lebih ‘menjual’.

Band dari generasi awal yang memiliki karakter mirip dengan Immortal adalah Satyricon , band ini dimulai dengan sebuah band yang kurang dipandang sebelah mata, karena Wongraven dan Frost masih berusia dibawah 15 tahun ketika bergabung sebagai crew di toko Euronymous bernama Helvete. Namun Frost dan Satyr ini merupakan duo yang cukup solid memberikan hasil karya dan warna tersendiri dalam perkembangan Black Metal ini, terutama dengan hasil karya yang fenomenal dan controversial.. MOTHER NORTH … video klip yang cukup controversial dan dibanned di beberapa channel tv. Frost juga memiliki drumkit yang bernilai sejarah cukup tinggi,karena drumkit itulah yang dipakai untuk rekaman beberapa band Black Metal dari gelombang awal di Norwegia ini, seperti album DeMysteriis milik Mayhem , album pertama Arcturus, dan lain-nya.

Tema Viking metal semakin merebak dengan punggawa punggawa utama, seperti Enslaved, Einherjer, Ragnarok, Vintersorg , Thyrfing dan Borknagar. Enslaved memang merupakan band pengusung dari Viking Metal ini, semenjak album split dengan Emperor bertajuk Hordanes land , cirri khas dari Enslaved adalah menggunakan tema yang unik, kadang mengkombinasikan unsur musik dan alat musik tradisional dalam komposisi lagu lagunya dan murni menggunakan mitologi bangsa Viking sebagai tema lirik mereka.Viking metal merupakan sebuah perkembangan dan variasi dari genre Black Metal ini sehingga memberikan warna musik yang cukup indah dan bervariasi dari sisi komposisi, struktur lagu dan hasil karya yang dihasilkan merupakan perkembangan yang unik, menarik dan patut disimak.

Tema progressive dan avant-garde metal juga diusung oleh beberapa band dari Norwegia ini, kita bisa mendengar dan mengapresiasi hasil karya dari Arcturus, Winds, Ulver. 3 band ini adalah pelopor unsur musik yang menggabungkan tema progressive, avant-garde Black metal dalam lagu lagu-nya, dan kadang menggabungkan unsur psychedelic dan ketidak beraturan lain-nya dalam hasil karya mereka, bahkan Krystoffer Rygg aka Garm dari Ulver menyebutkan bahwa tiap album Ulver bisa memberikan style yang betul betul berbeda, hal ini dibuktikan dengan album Nattens Madrigal yang memberikan sound ala Darkthrone dengan musik yang AMAT tidak enak untuk disimak, namun di album berikutnya band ini, Ulver merilis album Themes from William Blake yang 180 derajat berbeda dengan sebelumnya, di album ini banyak sekali influence dari musik electronica, ambient, disco dan lain-nya … totally tidak black metalSwedia

Why Sweden .. ? Swedia merupakan sebuah negara yang memiliki kultur musik yang cukup berbeda dengan Norwegia. Kultur budaya musik yang kuat dari Swedia yang berasal dari seniman bangsa Viking yang telah melahirkan band band terkenal seperti ABBA dan Roxette , kembali menelurkan berbagai macam band metal yang cukup terkenal di jaman-nya, sebut saja sampai sekarang Dismember dan Entombed.

Kembali pada cerita sebelumnya, Christoffer Johnsson dari Therion pernah menerima ancaman bahwa sebenarnya dialah dalang dari pembunuhan Euronymous, hal ini disangkal karena memang Therion memiliki visi , misi dan berbeda dengan segala aktifitas Black Circle di Norwegia. Genre musik di Swedia cukup berbeda dengan pergerakan Black Metal di Nowegia, karena karakter musik di Swedia lebih mengutamakan dari karakter sound dan musikalitas yang lebih baik, hal ini bisa disimak dari komposisi lagu yang mereka pilih, karakter sound yang lebih ‘nyaman’ di telinga dan patterns dari riff guitar yang sedikit lebih technical dan groovy

Swedia memiliki beberapa band yang memiliki karakter Black Metal, kadang diberikan terms sebagai Blackened Death Metal , band band seperti Necrophobic, Luciferion dan Hypocrisy yang di awal karirnya memberikan warna tersebut dengan lagu lagu dalam album Penetralia dan Osculum Obscenum, seperti Necronomicon, God is a Lie, Inferior Devoties dan lainnya. Setelah dua album tersebut Masse Broberg sang vokalis akhirnya keluar dari band ini dan bergabung dengan Ahriman dalam band yang tidak kalah gahar dengan Hypocrisy bernama Dark Funeral. Dark Funeral memiliki karakter musik seperti Hypocrisy dengan sentuhan Death metal yang kental, namun dengan tempo dan beat yang lebih cepat.

Berbicara Black Metal di Swedia, mungkin kita mengenal band lain yang telah mendunia dengan liriknya yang didominasi oleh peperangan , MARDUK. Band ini adalah band black metal dilihat dari sisi penampilan dengan full dengan corpsepaint, spike dan leather ..namun dari lirik liriknya , terlihat perbedaan yang cukup mendasar dari album ke album. Band ini cenderung agak rasialis dan bercerita bahwa musik black metal hanya diperuntukkan untuk ras kulit putih saja. Hal ini lah yang membuat para kritisi musik menduga bahwa Morgan Hakannsson dan kawan kawan mencoba untuk memasukkan sentuhan Nazisme pada lirik lirik mereka, perlu disimak album mereka yang bertema peperangan tersebut dari semenjak Heaven shall burn ….. sampai ke Panzer Division Marduk.

Lambat laun namun pasti scene Black Metal di Swedia selalu dipengaruhi oleh Quorthon lewat BATHORY –nya. Hal ini diperkuat dengan perkembangan sound dan karakter musik yang selintas mirip Bathory yang dipelopori oleh Abruptum dan Ophtalamia sebagai cikal bakal band – band yang memiliki karakter Gothenburg sound ala In Flames dan Dark Tranquility namun memainkan genre Black metal, seperti Gates of Ishtar, Sacramentum , Mithotyn (sekarang berevolusi menjadi Falconer) dan Dissection

  Sejarah Black Metal     Kemunculan genre black metal sebenarnya hampir mirip dengan kasus genre death metal.Pada awalnya "black metal" cuma sebuah album yg dirilis tahun 1982 oleh band thrash metal U.K. yg namanya "Venom".Band ini memasukkan unsur2 yg berbau satanis ke dalam musik mereka.Rupanya hal tsb membuat album ini sukses dan akhirnya banyak bermunculan band2 lain yang mengusung aliran seperti pada album itu.Singkatnya black metal yang lahir dari janin thrash metal menjadi virus baru di daratan Eropa.  Awal perkembangannya, aliran ini memakai distorsi gitar yang berat, tempo lagu yang cepat plus double pedal drum (atribut standar metal) ditambah vokal yang bisa dibilang nge-Growl dengan "nada dasar" yang tinggi dan dosis lirik yang sedikit.Kekuatan lainnya ya di liriknya itu.Band2 yang seperti ini di awal 80'an antara lain Venom (U.K.), Bathory (Swedia) dan Celtic Frost (Switzerland).Keberadaan band2 ini dikenal sebagai gelombang pertama invasi black metal di Eropa.Kemunculan gelombang keduanya di rentang 80'an sampe 90'an dan wilayah endemitnya paling banyak di Norwegia, seperti Darkthrone dengan Mayhem.  Kemunculan black metal awalnya merupakan suatu teror karena terjadi banyak pembunuhan dan pembakaran gereja2 di Eropa (May FATHER forgave them...). Masuk akal bila hal ini terjadi karena seirin

Swedia adalah negara yang kaya dengan band band berbahaya dari jalur Black Metal ini, dari gelombang kedua ini diantara band band yang berbakat dan sampai sekarang masih exist dan terus berkarya dengan warna yang cukup unik adalah Opeth dengan memainkan unsur progressive, death metal, dan black Metal di komposisi lagu lagunya,.Inggris

Bila kita mengingat nama Band metal dari Inggris ..apa yang terlintas dalam ingatan kita ? ..ya anda betul IRON MAIDEN dan bila Iron Maiden tumbuh di era 90 –an kemudian memainkan musik Black Metal .. apa yang terjadi ….? Cradle of Filth adalah jawabannya. Cradle of Filth adalah band yang ditasbihkan sebagai pelopor Symphonic Black Metal sebuah aliran musik Black metal yang mencoba menggabungkan unsur keindahan dalam bermusik, unsur operatic, gothic dengan tema horror dan wanita sebagai objek penggambaran yang tepat sebagai penjabaran tema tersebut ke dalam sampul album walaupun dalam judul lagu.

Band dari Suffolk Inggris ini semenjak album pertama The Principle of Evil made Flesh telah menancapkan kuku-nya sebagai band yang harus diperhitungkan di dunia Black Metal , walaupun sempat dikecam sebagai band yang not evil enough¸namun band ini terbukti memiliki fanbased di seluruh dunia dan mempengaruhi dari perkembangan musik Black Metal ini kea rah yang lebih bisa dimengerti dan diikuti dari sisi komposisi lagu dan citra yang dibangun dari jenis musik ini. Band inilah yang pertama kali menggunakan tema wanita sebagai ciri khusus dari setiap cover album-nya dan konstan tetap digunakan ( kecuali untuk mini album From The Cradle to Enslave )

Load disqus comments

0 komentar