Sejarah Paris Saint Germain FC - Biografi dan Sejarah

Our site moved here Sejarah dan Biografi

Tuesday, September 12, 2017

Sejarah Paris Saint Germain FC

 Sejarah Paris Saint Germain FC        Biodata   Nama Lengkap Klub : Paris Saint-Germain Football Club  Julukan Klub : - PSG, Paris SG,  - Biru dan merah (Les Rouge-et-Bleu),  - Para Paris (Les Parisiens)  Tanggal berdiri : 12 Agustus 1970  Tempat Berdiri : Paris, Prancis  Stadion : Parc De Princes  Kapasitas Stadion : 48,712 penonton  Nama Pemilik Klub : Otoritas Investasi Qatar  Nama Presiden Klub : Nasser Al-Khelaifi  Manajer/pelatih Klub : Carlo Ancelotti  Bermain di : Liga Prancis atau Ligue 1  Situs Web Resmi klub : www.psg.pr  Sejarah  Pertama kali berdiri pada tahun 1904, klub ini bernama Stade Saint Germain. Baru pada Agustus 1970 klub berubah nama menjadi Paris Saint Germain, setelah Paris FC dan Stade Saint Germain memutuskan untuk melakukan merger. Tahun pertama PSG di kompetisi sepakbola Prancis dimulai di kompetisi divisi dua. Baru di tahun kedua mereka naik tahta ke divisi satu/utama, meski akhirnya kembali terdegradasi di akhir musim. Setelah mengalami segudang masalah, PSG akhirnya memulai era keemasannya di tangan Francois Borelli, di mana dia menjabat sebagai chairman. Dua gelar Piala Prancis dan satu titel Ligue 1 berhasil disabet tim di bawah kepemimpinannya.  Sejak itu, PSG belum pernah lagi mencapai puncak kejayaan mereka. Banyak skandal di alami dan klub juga kerap terlilit


Biodata


Nama Lengkap Klub : Paris Saint-Germain Football Club

Julukan Klub : - PSG, Paris SG,

- Biru dan merah (Les Rouge-et-Bleu),

- Para Paris (Les Parisiens)

Tanggal berdiri : 12 Agustus 1970

Tempat Berdiri : Paris, Prancis

Stadion : Parc De Princes

Kapasitas Stadion : 48,712 penonton

Nama Pemilik Klub : Otoritas Investasi Qatar

Nama Presiden Klub : Nasser Al-Khelaifi

Manajer/pelatih Klub : Carlo Ancelotti

Bermain di : Liga Prancis atau Ligue 1

Situs Web Resmi klub : www.psg.pr


Sejarah

Pertama kali berdiri pada tahun 1904, klub ini bernama Stade Saint Germain. Baru pada Agustus 1970 klub berubah nama menjadi Paris Saint Germain, setelah Paris FC dan Stade Saint Germain memutuskan untuk melakukan merger. Tahun pertama PSG di kompetisi sepakbola Prancis dimulai di kompetisi divisi dua. Baru di tahun kedua mereka naik tahta ke divisi satu/utama, meski akhirnya kembali terdegradasi di akhir musim. Setelah mengalami segudang masalah, PSG akhirnya memulai era keemasannya di tangan Francois Borelli, di mana dia menjabat sebagai chairman. Dua gelar Piala Prancis dan satu titel Ligue 1 berhasil disabet tim di bawah kepemimpinannya.

Sejak itu, PSG belum pernah lagi mencapai puncak kejayaan mereka. Banyak skandal di alami dan klub juga kerap terlilit utang. Meski demikian, PSG masih bisa melanjutkan performa mereka untuk bertahan di divisi utama hingga saat ini. Paris Saint Germain memiliki beberapa prestasi di kompetisi domestik, antara lain, 2 kali juara Ligue 1 (1986, 1994), 8 kali juara Piala Prancis (1982, 1983, 1993, 1995, 1998, 2004, 2006, 2010), 3 kali Piala Liga (1995, 1998, 2008), dan 2 kali juara Piala Super Prancis (1995, 1998). Sedangkan di kancah eropa, PSG pernah meraih 1 kali juara Piala Winners (1996), serta 1 kali juara Piala Intertoto (2001).

Saat ini, Paris Saint Germain telah menjadi salah satu klub kaya dunia saat Qatar Investment Authority atau QIA yang di ketuai Nasser Al-Khelaifi membeli 70% saham klub asal kota Paris tersebut. Al khelaifi pernah menjabat sebagai Presiden kehormatan Federasi Tennis Qatar serta Federasi Tennis Asia. Al-Khelaifi menduduki jabatan Presiden klub sejak Oktober 2011 silam.

Demi membangun kerajaan baru di Liga Perancis dan kompetisi eropa, Al-Khelaifi mendatangkan sejumlah jajaran direksi ternama, antara lain Leonardo sebagai dewan penasihat klub, dan Carlo Ancelotti sebagai pelatih. Pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi juga sudah menggelontorkan dana dalam jumlah yang tak sedikit untuk memperkuat PSG musim ini. Mereka sudah mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, Tiago Silva, Javier Pastore, Jeremy Menez, Thiago Motta, serta Alex dari Chelsea.


Prestasi


3 kali juara Ligue 1 (1985/86, 1993/94, 2012/13)

8 kali juara Piala Prancis (1982, 1983, 1993, 1995, 1998, 2004, 2006, 2010)

3 kali Piala Liga (1995, 1998, 2008)

1 kali juara Piala Winners (1996)

1 kali juara Piala Intertoto (2001)

2 kali juara Piala Super Prancis (1995, 1998)

1 kali juara Ligue 2 (1971)

Load disqus comments

0 komentar